Miyazaki: Ketajaman Visual Tak Pernah Jadi Prioritas Kami

Reading time:
January 3, 2022
elden ring new8

Suara kekecewaan yang juga santer terdengar ketika masa Network test dibuka beberapa waktu yang lalu, Anda yang cukup rajin berselancar di internet sepertinya tidak akan melewatkan kritik terkait Elden Ring. Bahwa terlepas dari dunia luas dengan monster keren yang ia usung, ia memang tidak terlihat seperti sebuah game generasi baru yang biasanya datang dengan visual mengagumkan. Ia justru terlihat seperti game lawas mereka – Dark Souls 3, baik dari sisi tekstur dan animasi, yang kini sekadar diaplikasikan di dunia lebih besar. Miyazaki sepertinya memahami hal ini dan menegaskan bahwa ketajaman visual, memang tak pernah jadi prioritas mereka.

Hal ini ia ungkapkan dalam wawancara terbarunya dengan EDGE Magazine. Miyazaki secara terbuka mengakui bahwa kualitas visual Demon’s Souls Remake PS5 dari Bluepoint Games mau tidak mau memang memberikan ekstra “tekanan” untuk tim grafis mereka.  Namun menurut Miyazaki, aspek yang satu ini memang tak pernah jadi fokus, tidak hanya untuk Elden Ring, tetapi semua game yang mereka racik sebelumnya. Ia menyebut bahwa sisi ini tak pernah jadi prioritas utama dibandingkan elemen lain seperti gameplay. Semuanya disesuaikan dengan sistem dan kebutuhan mereka.

elden ring 1
Miyazaki mengaku bahwa ketajaman grafis tidak pernah jadi fokus utama dalam proses pengembangan.

Oleh karena itu, Miyazaki merasa sedikit prihatin dengan tim grafis mereka. Ia tahu bahwa mereka bekerja sekeras yang mereka bisa dengan Elden Ring. Dan darinya, mereka sebenarnya sudah membawa banyak fitur baru sekaligus memastikannya tampil sebagai game dengan visual terbaik From Software sejauh ini.

Elden Ring sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 25 Februari 2022 mendatang untuk Playstation 4, Playstation 5, Xbox One, Xbox Series, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda sendiri? Grafis vs Gameplay, mana yang lebih penting?

Source: VGC

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…