Saingan FIFA – UFL Unjuk Gameplay, Jadikan Cristiano Ronaldo Bintang Utama

Reading time:
January 28, 2022

Jika kita berbicara soal satu genre yang nyaris tak pernah punya kompetitor, maka olahraga bisa dibilang sebagai kasus yang terburuk. Beberapa game olahraga berujung didominasi hanya satu judul saja, seperti yang terjadi dengan NBA misalnya. Sementara game olahraga lain seperti sepakbola, hanya memuat dua judul yang terus bertarung tiap tahunnya, yang di tahun 2021 kemarin sepertinya sudah jelas dimenangkan oleh siapa. Banyak publisher seolah enggan untuk terjun ke ruang yang sama karena dominasi ini. Berita baiknya? Setdaknya satu judul tengah mencoba hal ini.

Lahir dari developer bernama Strikerz dan sempat diumumkan di tahun 2021 kemarin, game sepakbola teranyar berbasis Unreal Engine – UFL akhirnya memamerkan gameplay perdana. Lisensi memang bukan jadi kekuatan utama, namun Strikerz berambisi untuk membangun atmosfer kompetitif yang solid dengan UFL. Dengan berbasis fitur benama UFL Global Online Football League, gamer bisa membangun tim mereka, bertanding sebaik mungkin, dan berupaya menjadi juara dunia. Terus naik divisi dan tim Anda bisa berujung  bertanding di UFL Premier Division.

UFL1
Game sepakbola teranyar berbasis Unreal – UFL akhirnya memamerkan gameplay perdana.

Untuk membuktikan keseriusan mereka, UFL berhasil merekrut sang Cristiano Ronaldo sebagai bintang cover utama mereka. Untuk saat ini, dari sisi tim, mereka berhasi mengunci lisensi untuk West Ham United, Sporting CP, Shakhta r Donetsk, Borussia Monchengladbach, Bayer Leverkusen, Besiktas, Monaco, Celtic, Rangers dan Hashtag FC dengan janji bahwa akan ada lebih banyak tim diumumkan nantinya.

UFL sendiri rencananya akan dirilis dalam format free to play di tahun 2022 ini, masih tanpa tanggal pasti, untuk Playstation 4, Playstation 5, Xbox One, dan juga Xbox Series. Bagaimana dengan Anda? Optimis ia bisa bersaing dengan nama seperti FIFA dan eFootball?

Source: IGN

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…