Gamer Tak Bisa Pilih Musik Versi Original di Chrono Cross Remaster

Reading time:
March 31, 2022

Apa yang membuat game JRPG di masa lalu, terutama di era Playstation 1 begitu memesona? Selain cerita yang terkadang “gila”, visual yang terhitung manis untuk standar di era tersebut, serta gameplay yang seru, ia juga selalu memuat musik-musik memorable di dalamnya. Di era ketika proses remaster kini jadi hal yang lumrah, rilis ulang game seperti ini terkadang juga diikuti dengan banyak konten baru di luar peningkatan sisi visual. Salah satu yang paling sering disuntikkan? Tentu saja musik gubahan baru yang dianggap lebih modern dan kompleks, bahkan dengan ekstra orkestra sebagai pengiring. Game remaster seperti ini juga biasanya memberikan Anda opsi untuk memilih antara musik original dan gubahan baru. Sayangnya, tidak di Chrono Cross Remaster.

Banyak gamer yang sepertinya tengah menantikan kehadiran Chrono Cross: The Radical Dreamers yang notabene merupakan proyek remaster untuk JRPG legendaris berjudul sama. Di awal pengenalanannya, Square Enix sempat mengkonfirmasikan bahwa ia juga akan menyediakan musik versi gubahan yang baru, namun gamer bisa memilih bermain dengan musik versi original. Ternyata oh ternyata, pernyataan ini ternyata keliru. Klarifikasi terbaru yang dilepas menegaskan bahwa Chrono Cross: The Radical Dreamers hanya akan mengusung musik versi gubahan baru saja, tanpa ada opsi untuk menikmati musik original. Ini juga termasuk gubahan untuk musik ikonik “Scars of Time”.

chrono cross remaster1
Gamer tidak akan bisa memainkan Chrono Cross Remaster dengan musik original.

Seperti yang bisa diprediksi, keputusan yang diambil oleh Square Enix ini langsung memancing reaksi negatif, terutama mereka yang datang untuk sekadar sensasi nostalgia. Chrono Cross:The Radical Dreamers sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 7 April 2022 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, Nintendo Switch, dan tentu saja – PC.

Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak dari Anda yang kecewa dengan keputusan ini?

Load Comments

PC Games

May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…
January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…