Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Sudah bukan rahasia lagi sepertinya bahwa Sony memang mulai menjadikan PC sebagai pasar potensial yang hendak mereka garap serius. Dimulai dari rilis game-game first-party ke sana, ragam langkah ekstra juga dilakukan – dari membangun brand “Playstation PC” yang dipercaya untuk menangani rilis seperti ini, melakukan akuisisi atas developer sekelas Nixxes yang berpengalaman untuk urusan port game ke PC, hingga memastikan rilis ini datang dengan segudang fitur yang tak tersedia di Playstation sekalipun. Berita baiknya? Sony juga memenuhi permintaan banyak gamer PC setelah mengkonfirmasikan hadirnya Marvel’s Spider-Man Remastered yang akan tersedia dalam beberapa hari ke depan.
Tentu saja, seperti halnya apa yang berhasil mereka capai dengan God of War, yang kembali akan sangat bergantung para performa perangkat keras Anda, Sony siap membuat Marvel’s Spider-Man Remastered di versi PC ini sebagai versi definitif untuk Anda yang menginginkan pengalaman yang optimal. Ia bahkan datang dengan kejutan, seperti dukungan untuk DualSense di kapasitas penuh termasuk untuk fitur Adaptive Trigger dan Haptic Feedback yang notabene menjadi nilai jual utamanya. Ia juga datang dengan satu opsi visual baru yang jarang kami temukan di game PC manapun dan kami harapan akan menjadi standar normal di masa depan.
Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Marvel’s Spider-Man Remastered ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang siap untuk membuat Anda kembali berayun? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.
Pesona Sinematik Ultra-Wide

Sebelum kita terjun lebih dalam untuk membicarakan ragam fitur yang ditawarkan Marvel’s Spider-Man Remastered versi PC ini, ada baiknya kita menegaskan satu fakta sebelum ia berakhir membingungkan. Kata “Remastered” yang disuntikkan di sini mengacu pada fakta bahwa seri Spider-Man yang didapatkan oleh gamer PC ini datang dari versi Remaster untuk Playstation 5. Ini berarti ia sudah datang dengan standar visual yang berbeda dengan versi non-Remastered di Playstation 4, sekaligus wajah Peter Parker yang baru. Jadi jangan heran jika ia menuntut kebutuhan spesifikasi yang cukup tinggi, apalagi jika Anda ingin menikmatinya di kualitas terbaik.
Ditangani proses port-nya oleh Nixxes yang berpengalaman, maka Marvel’s Spider-Man Remastered versi PC ini akan menawarkan pengalaman visual yang sesuai dengan performa yang bisa Anda tawarkan. Sejauh kami menjajalnya, perbandingan performa yang bisa dihasilkan oleh si perangkat keras dan setting yang bisa Anda dapatkan masih terhitung rasional. Anda yang menginginkan presentasi visual “mentah” tanpa menggunakan DLSS atau fitur baru seperti Dynamic Upscaling tentu berkesempatan menikmati aksi si manusia laba-laba ini di kualitas visual terbaik, bahkan dibandingkan dengan Playstation sekalipun yang masih mengandalkan teknologi seperti checkerboarding yang mau tidak mau, mempengaruhi visual.


Datang dengan kesempatan untuk menikmatinya di resolusi dan framerate yang lebih fleksibel, kami tentu tidak akan melewatkan kesempatan untuk memainkan Marvel’s Spider-Man Remastered ini di resolusi Ultra-wide. Mencicipinya di resolusi seperti ini memang menghasilkan pengalaman yang jauh lebih sinematik, terutama saat Anda berayun mengelilingi Manhattan. Semuanya kian indah ketika Anda melakukannya di sore hari menjelang malam, yang membawa sinar matahari super dramatis yang berusaha mengintip dari ragam celah gedung dan jalan yang baru Anda lewati. Melihat kota Manhattan yang kini tampil lebih lebar di monitor Ultra-wide Anda atau sekadar menikmati ekstra kewaspadaan saat bertarung karena ekstra informasi yang kini Anda nikmati adalah alasan untuk mencicipi game ini di PC.
Untuk urusan opsi grafis yang bisa Anda atur, Marvel’s Spider-Man Remastered datang dengan segudang opsi yang akan cukup memfasilitasi apa yang Anda butuhkan, terutama untuk menyesuaikannya dengan hardware Anda. Ada opsi pre-set, dukungan DLSS dari NVIDIA, hingga kesempatan untuk mematikan motion blur untuk Anda yang membenci fitur ini. Ia juga datang dengan sebuah fitur baru yang menurut kami, pantas untuk dibicarakan di sesi terpisah.