Mantan Staff Luminous Productions Dipindahkan ke Tim Dragon Quest dan NieR

Reading time:
June 5, 2023
Nier Replicant remaster jagatplay 137 2

Memahami tim inti Square Enix saat ini bukanlah pekerjaan yang sulit. Dibagi ke dalam tim yang mengusung nama “Creative Business Unit”, Square Enix saat ini memiliki setidaknya 4 tim inti Business Unit. Creative Business Unit III misalnya adalah tim yang bertanggung jawab untuk Final Fantasy XIV dan juga sang seri single-player teranyar yang akan dirilis bulan ini juga, Final Fantasy XVI. Sementara itu Creative Business Unit I tengah sibuk dengan proyek trilogi remake Final Fantasy VII yang baru akan memasuki seri keduanya. Adalah tim Creative Business Unit II lah yang baru saja mendapatkan pasokan tenaga baru belum lama ini.

Setelah menutup Luminous Productions – studio internal mereka yang sempat diprecaya menangani Luminous Engine dan sekaligus FORSPOKEN yang gagal di pasaran, Square Enix memang beniat mengalihkan resource tenaga kerja yang ada ke tim internal lain. Lewat informasi ternyata, diketahui bahwa mantan staff Luminous Productions tersebut berujung diadopsi oleh Creative Business Unit II. Tim yang satu ini memang tengah sibuk menangani beberapa proyek besar, seperti Dragon Quest XII: The Flames of Fate yang masih misterius. Creative Business Unit II juga tim yang bertanggung jawab untuk franchise NieR dan Octopath Traveler.

forspoken dlc
Mantan staff Luminous Productions disebut-sebut diadopsi oleh Creative Business Unit II Square Enix yang bertanggung jawab untuk Dragon Quest dan NieR.

Walaupun belum terkonfirmasi resmi, namun besar kemungkinan mantan staff Luminous Productions ini memang dialihkan untuk membantu proses perampungan Dragon Quest XII yang memang tengah dinanti saat ini. Apakah kontribusi mereka akan berujung positif? Kita tunggu saja.

Load Comments

PC Games

September 8, 2023 - 0

Review HoneyCome: Kelewat Nakal, Kelewat Mahal!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh HoneyCome? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
July 12, 2023 - 0

Review DOTA 2 (Edisi 10 Tahun): Masih Ketagihan!

Bagaimana sensasi memainkan DOTA 2 di usianya yang kini menginjak…
April 6, 2023 - 0

Review Troublemaker: Hasrat Tinggi tapi Impotensi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Troublemaker di versi akhir? Apa…
January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…

PlayStation

September 20, 2023 - 0

Review The Crew Motorfest: Aloha, Mari Balap Bahagia!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Crew Motorfest? Mengapa kami…
September 13, 2023 - 0

Review Baldur’s Gate 3: Emang Boleh RPG Sekeren dan Seadiktif Ini?

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Baldur’s Gate 3? Mengapa kami…
September 8, 2023 - 0

Review Sea of Stars: Paket Lengkap Rasa Klasik!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sea of Stars? Mengapa kami…
August 30, 2023 - 0

Review Armored Core VI – Fires of Rubicon: Api itu Membara Terang Kembali!

Apa yang sebenarnya ditawar kan oleh Armored Core VI: Fires…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…