Modder Luruskan Soal DRM Enigma dari Capcom, Tegaskan Bukan Sumber Masalah!

Reading time:
January 16, 2024
ghost trick

Jika Anda mengikuti berita game selama beberapa hari terakhir ini, Anda sepertinya sudah mendengar berita soal implementasi teknologi DRM bernama Enigma Protector yang dilakukan Capcom ke game lawas mereka, termasuk Resident Evil Revelations. Disebut-sebut menghancurkan mod, mematikan potensi penggunaan Cheat Engine, hingga merusak performa hingga 10-15 fps, berita ini langsung menarik energi negatif ke arah Capcom. Walaupun berujung ditarik karena masalah teknis yang terjadi, halaman store Resident Evil Revelations di Steam misalnya, “hangus” dihajar review negatif dari beragam arah. Namun apakah DRM Enigma Protector memang sedahsyat itu? Ternyata oh ternyata, ini ternyata informasi salah kaprah menurut salah satu modder ternama – Fluffy.

Sebagai salah satu modder ternama yang sempat terlibat memodifikasi game Capcom di masa lalu, FluffyQuack akhirnya angkat bicara untuk meluruskan misinformasi yang sudah terjadi karena masalah DRM Enigma Protector ini. Fluffy menegaskan bahwa ada begitu banyak informasi “sesat” yang tersebar di internet saat ini terkait masalah ini, yang ia sanggah dengan beberapa fakta menarik. Apa saja itu? Ini dia:

re5
Modder ternama – Fluffy meluruskan banyak misinformasi terkait DRM Enigma Protector yang dipakai Capcom.

 

  • Capcom ternyata sudah menggunakan Enigma Protector sejak lama. Resident Evil 5 mendapatkan suntikan DRM ini tahun lalu. Street Fighter 6 beta sudah mengaplikasikannya sejak dua tahun yang lalu. Game seperti Ghost Trick juga mengimplementasikannya. Tidak ada satupun dari game tersebut mendapatkan keluhan dari sisi glitch dan performa. Oleh karena itu, ia tidak percaya bahwa Enigma merupakan sumber masalah teknis yang sempat terjadi di Resident Evil Revelations.

  • Enigma hanya menghalangi fungsi spesifik mod, yakni membuat modder sulit memasang debugger ke dalamnya. Namun ia tidak menghalangi modder untuk mengotak-ngatik memori dan menyuntikkan value baru ke dalamnya. Bahkan masalah soal debugger ini sudah punya solusinya sejak dulu.

  • Aksi anti-mod Capcom sebenarnya sudah disuntikkan langsung ke dalam beragam lapisan proteksi RE Engine, hanya saja seperti yang terbukti sejauh ini, menjalankan tugasnya dengan buruk. Ia menyebut bahwa lapisan proteksi ini sebenarnya difokuskan untuk melawan pembajakan dan cheating, hanya saja mod menjadi semacam “konsekuensi sampingan”, bukan fokus.

  • Tidak ada bukti Enigma Protector membuat game tidak bisa dimainkan di Steam Deck. Sebagai contoh? Resident Evil 5 yang notabene punya DRM ini bisa dimainkan dengan tanpa masalah di Steam Deck.

  • Ada tendensi bahwa strategi Capcom saat ini adalah bergonta-ganti sistem anti-bajakan antara Denuvo dan Enigma Protector. Sebagai contoh? DEMO Resident Evil 4 Remake yang juga dipenuhi mod misalnya, itu menggunakan Enigma sebelum berganti menjadi Denuvo di versi final. Ghost Trick misalnya punya Denuvo saat dirilis, namun berujung dihapus, dan kemudian diganti dengan Enigma.

  • Ia juga mengaku sudah menguji build Resident Evil Revelations dengan Enigma yang sempat dikeluarkan Capcom dan menemukan build ini “tidak istimewa”. Ia berhasil menjalankan file mods, membaca dan memodifikasi value memory, bahkan memasang debugger di sana.

 

Bukti-bukti yang sudah dikeluarkan Fluffy ini tentu saja jelas menegaskan bahwa bertentangan dengan apa yang dipercaya oleh internet, DRM Enigma Protector bukanlah sumber masalah teknis yang menyebabkan Resident Evil Revelations tidak berjalan dengan semestinya di update terakhir. Tetapi Fiuffy juga menegaskan kebingungannya mengapa Capcom tetap merepotkan diri untuk menyuntikkan sistem seperti ini di game lawas yang jelas-jelas sudah dibajak.

Bagaimana menurut Anda situasi yang satu ini?

Source: Patreon

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…