Dibuat Konami, Dev. Ikut Kecewa dengan Trailer Baru Silent Hill 2 Remake

Reading time:
February 15, 2024

Setelah sempat jadi misteri, Silent Hill 2 Remake akhirnya memperlihatkan lebih banyak gameplay di ajang State of Play milik Playstation beberapa minggu yang lalu. Trailer teranyar difokuskan pada sisi “aksi” untuk kian memperkuat konsep survival horror-nya, dimana tidak hanya bertahan dan lari, Anda juga akan punya senjata melee dan range untuk melawan balik. Setia dengan hal yang sama dengan apa yang sudah ditawarkan di seri original, trailer ini ternyata berujung tak terlalu disukai fans. Banyak yang merasa ia tidak sejalan dengan atmosfer yang seharusnya didorong Silent Hill 2, sementara yang lainnya mengkritisi animasi yang masih terasa kaku. Salah satu yang juga tak menyukai trailer? Ternyata, si developer sendiri.

Dalam wawancara terbarunya, president dari Bloober Team, sang dev. untuk Silent Hill 2 Remake ini – Piotr Babieno menegaskan bahwa trailer tersebut tidak merepresentasikan game yang tengah mereka kerjakan saat ini.

silent hill 2 remake combat
Bloober Team – dev. Silent Hill 2 Remake mengaku tidak suka dengan trailer terbaru game mereka sendiri.

Trailer tersebut sepenuhnya dikerjakan dan diracik oleh tim marketing Konami dan bukan Bloober. Babieno menyebut bahwa trailer tersebut gagal menangkap “jiwa” sang seri original dan versi remake yang mereka tangani. Ia menegaskan bahwa menjadi ambisinya untuk menawarkan visi penuh “romantisme” untuk seri yang sudah berusia 22 tahun terakhir. Babieno juga yakin bahwa gamer akan punya pemikiran dan kesan yang berbeda saat mencicipi si game yang sebenarnya dan gameplay yang sesungguhnya.

Baik Konami ataupun Bloober Team sendiri belum angkat bicara soal jendela rilis Silent Hill 2 Remake yang rencananya akan dilepas untuk Playstation 5 tersebut. Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah trailer terbaru tersebut memang terasa aneh?

Source: VGC

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…