Embracer Group Sudah PHK 1.400 Karyawan, Batalkan 29 Game

Reading time:
February 15, 2024
Shadow of the Tomb Raider jagatplay 141

Ketika eksistensinya pertama kali muncul di industri game sebagai kekuatan modal yang baru, nama Embracer Group memang disambut dengan begitu baiknya. Bagaimana tidak? Lewat proses akuisisi yang mereka lakukan, Embracer juga terlihat terbuka untuk melakukan dua hal – menyerahkan proses kreatif sepenuhnya kepada studio yang mereka beli dan juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengeksplorasi kembali franchise-franchise lawas yang tertidur. Namun siapa yang mengira bahwa situasi bak “bulan madu” ini ternyata mudah berubah jadi mimpi buruk setelah Embracer dikabarkan gagal mengunci investasi bernilai miliaran USD.  PHK dan penutupan studio pun terjadi cepat.

Setelah proses “restrukturisasi” yang mereka lakukan sejak bulan Juni 2023 – Desember 2023 kemarin, Embracer Group akhirnya membicarakan dan mengkonfirmasikan seberapa luas “korban” yang sudah mereka hasilkan. Dalam periode 6 bulan tersebut, Embracer Group sudah melakukan PHK massal sebanyak 1.387 karyawan atau sekitar 8% dari total tenaga kerja mereka. Dari 1.387 karyawan tersebut: 871 adalah dev. Studio internal, 252 adalah non-dev. Internal, dan 264 orang lainnya adalah external dev. Selama periode tersebut juga, Embracer membatalkan sekitar 29 game yang belum diumumkan ke publik. Ini membuat game yang tengah mereka kerjakan berkurang dari 153 buah menjadi “hanya” 124 buah saja saat ini.

embracer group
Embracer Group sudah merumahkan sekitar 1.400 karyawan dan membatalkan 29 buah game di bulan Juni – Desember 2023 kemarin.

Walaupun menyebut bahwa proses restrukturisasi mereka sudah masuk ke fase terakhir, CEO Embracer Group tetap memperingatkan potensi untuk lebih banyak PHK dan aksi jual aset di masa depan. Kapankah situasi ini akan berakhir? Kita tunggu saja.

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…