Naughty Dog Miliki Konsep untuk The Last of Us Part III

Reading time:
February 5, 2024

Menjadi ujung tombak yang diandalkan oleh Sony dan Playstation sejak era Playstation 3, apa yang berhasil dicapai oleh Naughty Dog dengan The Last of Us memang terhitung luar biasa. Ketika banyak game post-apocalyptic bertema “zombie” justru dibalut dengan konsep dan mekanik yang menyenangkan, Naughty Dog berusaha memotret cerita dengan sudut pandang yang lebih gelap dan realistis. Ia kemudian dihadirkan dengan pencapaian teknis yang juga tak kalah menakjubkan, baik dari sisi visual, physics, hingga sekadar sensasi menggunakan senjata api yang ada. Dengan versi multiplayer yang baru saja dibatalkan, fans sepertinya masih bisa berharap seri ini akan dilanjutkan di masa depan.

Setidaknya hal tersebut yang didengungkan sang co-creator – Neil Druckmann dalam wawancara terbarunya di film dokumenter Grounded II: Making The Last of Us Part II. Ia sama sekali tidak memberikan konfirmasi apakah The Last of Us Part III benar-benar akan dikerjakan atau tidak. Yang bisa ia pastikan saat ini adalah ia setidaknya sudah memiliki konsep cerita untuk membuat kisah ini setidaknya masih punya satu chapter lagi.

ellie red
Naughty Dog mengaku sudah memiliki konsep untuk The Last of Us Part III.

 

Druckmann menyebut bahwa setiap seri The Last of Us memang dibangun di atas konsep tertentu. Seri pertama ia sebut berusaha mengangkat konsep bersih soal cinta yang tak terbatas dari orang tua ke anak mereka. Sementara untuk seri kedua, ia ingin menawarkan konsep cerita soal mengejar keadilan dengan konsekuensi apapun untuk orang yang Anda cintai. Dan akhirnya, ia juga menemukan konsep untuk sang seri ketiga. Druckmann mengaku bahwa ia bahkan belum  punya cerita sama sekali, benar-benar hanya konsep saja.

Di film dokumenter yang sama, Naughty Dog membicarakan banyak hal di luar sekadar belakang layar proses pengembangan The Last of Us Part II, termasuk masalah ancaman pembunuhan, leak dan crunch yang sempat mereka lalui. Akankah The Last of Us Part III terwujud? Konsep dasar seperti apa yang mau didorong? Kita tunggu saja.

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…