Salah Cetak, Label Disc Final Fantasy VII Rebirth versi Fisik Tertukar

Reading time:
February 28, 2024
final fantasy vii rebirth

Digital mungkin menjadi format yang kian diminati selama beberapa tahun terakhir ini, terutama karena harga yang terkadang lebih terjangkau dan kecepatan unduhan internet yang semakin bisa diandalkan. Walaupun demikian, tidak sedikit gamer di luar sana yang tetap lebih memilih untuk menikmati versi fisik terlepas dari ragam kelemahan yang ada, dari sekadar keterlambatan pengiriman, kehilangan, hingga resiko rusak. Kesempatan untuk memamerkannya di barisan library yang ada dengan kesempatan sentuh dan jual ulang, jadi daya tarik ekstra. Namun jika Anda termasuk gamer yang hendak membeli Final Fantasy VII Rebirth versi fisik besok, ada satu catatan yang harus Anda ingat.

Lewat rilis pers resmi Square Enix Asia yang juga kami terima, yang berarti mengindikasikan bahwa masalah ini juga akan terjadi di versi yang tersedia untuk pasar Indonesia, Final Fantasy VII Rebrith versi fisik mengalami masalah SALAH CETAK. Bahwa dua disc yang berada di dalam bundle punya label yang tertukar. Disc bertuliskan “DATA DISC” seharusnya adalah PLAY DISC dan disc bertuliskan “PLAY DISC” seharusnya adalah DATA DISC.

vii rebirth disc yang tertukar
Label disc fisik FInal Fantasy VII Rebirth yang masuk pasar Indonesia dipastikan tertukar.

Oleh karena itu, untuk bisa meng-install dan menikmati Final Fantasy VII Rebirth, Anda hanya harus memasukkan disc dalam urutan yang “salah”. Anda harus memasukkan disc bertuliskan PLAY DISC (warna hitam) lebih dulu untuk memasang data yang dibutuhkan dan kemudian menyuntikkan disc bertuliskan DATA DISC (berwarna putih) untuk memainkan game-nya. Disc fisik yang harus Anda biarkan di dalam slot blu-ray adalah DATA DISC (berwarna putih) untuk terus memainkan Final Fantasy VII Rebirth.

Final Fantasy VII Rebirth sendir seharusnya sudah masuk pasar Indonesia besok, tanggal 29 Februari 2024. Jadi, jangan sampai salah ya!

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…