Discord Matikan Akun Emulator Nintendo Switch – Suyu dan Sudachi

Reading time:
April 16, 2024
suyu1

“Pertarungan” antara Nintendo dan emulator NIntendo Switch – Yuzu memang sudah berakhir dengan kemenangan Nintendo di akhir. Diselesaikan lewat negosiasi belakang layar dan bukannya meja hijau, Yuzu berujung harus mengakui andil mereka dalam aksi pembajakan The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom, membayar ganti rugi jutaan USD, hingga menarik semua iterasi perangkat lunak dan kode mereka dari internet. Namun di atas “mayat” Yuzu tersebut, lahirlah emulator-emulator Nintendo Switch baru yang berusaha meneruskan proses emulasi yang sama. Tidak seperti kasus Yuzu di masa  lalu, eksistensi mereka berujung dipenuhi dengan terror.

Seolah terus dibayangi oleh terror nama besar Nintendo, dua emulator Nintendo Switch saat ini – Suyu dan Sudachi menemukan bahwa akun dan channel mereka berujung dimatikan dan dilarang oleh platform komunikasi terbesar gamer – Discord. Discord beralasan bahwa mereka hanya mengikuti permintaan legal DMCA yang ada sesuai dengan permintaan pengadilan, tanpa memberikan penjelasan lebih detail. Situasi ini tentu saja memancing kekecewaan dari developer Suyu dan Sudachi yang merasa bahwa mereka tidak melanggar syarat dan ketentuan apapun dari Discord sejauh ini.

Situasi ini sendiri kabarnya membuat tim Suyu terpecah. Situs The Verge “mendengar” bahwa tim inti Suyu saat ini sudah berpisah dan mengerjakan proyek lain yang belum bisa dikonfirmasikan apakah akan terkait lagi dengan emulator atau tidak. Sementara itu, tim dari Sudachi memastikan diri akan terus melanjutkan proyek emulasi mereka.

Uniknya lagi? Terlepas dari statusnya sebagai emulator Nintendo Switch juga, Discord sama sekali tidak menyentuh dan berujung membiarkan Ryujinx untuk eksis di server mereka. Bagaimana menurut Anda situasi yang satu ini?

Source: The Verge

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…