Laporan Finansial Buruk, WB Salahkan Suicide Squad: Kill the Justice League

Reading time:
May 10, 2024
suicide squad kill the justice league

Tidak ada gamer yang pernah berharap dan meminta bahwa setelah trilogi yang super memuaskan di Batman: Arkham, Rocksteady Studios akan mengeksplorasi Suicide Squad setelahnya. Tidak hanya membawa karakter-karakter antagonis ini jadi “bintang”, tetapi juga membalutnya dengan gaya gameplay third person shooter yang tak terlalu unik sekaligus konsep distribusi konten live-service yang tidak terlalu menggoda. Alhasil, tidak hanya memancing kritik dari reviewer dan fans, ia juga berujung tak mengusung performa penjualan sebaik yang diharapkan sang publisher – Warner Bros. Bahkan Suicide Squad jadi kambing hitam untuk laporan finansial teranyar mereka.

Dalam laporan finansial teranyarnya, CEO dan President Warner Bros Discovery – David Zaslav mengumumkan penurunan pendapatan cukup signifikan untuk divisi Studio WB dibandingkan tahun kemarin. Penurunan ini disebut Zaslav terjadi karena perbedaan signifikan antara total penjualan Hogwarts Legacy dan total penjualan Suicide Squad: Kill the Justice League, yang lagi-lagi mereka sebut, mengecewakan. Bahkan kegagalan ini disebut Warner Bros mempunyai nilai estimasi kira-kira USD 200 juta. Tidak ada informasi lanjutan soal strategi WB untuk terus menggenjot Suicide Squad: Kill the Justice League ini.

joker suicide squad
Suicide Squad: Kill the Justice League jadi kambing hitam laporan finansial buruk WB.

Suicide Squad sendiri belum lama ini baru saja mengeluarkan dan melepas Joker sebagai karakter baru, yang sayangnya kembali mendapatkan resepsi negatif karena minimnya konten atau mekanik baru yang ia tawarkan. Bagaimana dengan Anda? Sempat terjun ke dalam game ini?

Source: VGC

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…