By

February 26, 2013   ·  

Dari semua publisher game yang ada di pasaran saat ini, Blizzard memang harus diakui sebagai yang paling berhasil menerapkan sistem  DRM dan menekan tingkat pembajakan secara signifikan. Memanfaatkan layanan portalnya yang luar biasa – Battle.net, Blizzard memastikan game-game andalan mereka hanya dapat dimainkan melalui koneksi internet tetap. Starcraft II menjadi awal dan  Diablo 3 meneruskan obor yang terus mendapatkan kritik keras ini. Namun apa yang terjadi? Blizzard ternyata justru melunak terkait rilis Diablo 3 untuk konsol akhirnya diumumkan. Secara mengejutkan, Blizzard mencabut kebijakan DRM tersebut dan mengumumkan bahwa Diablo 3 versi konsol ini akan dapat dimainkan secara offline.

Entah apa yang menyebabkannya, namun rumitnya penerapan dan adaptasi Battle.net untuk konsol disinyalir sebagai penyebab diambilnya keputusan ini. John Hight – Direktur Produksi Blizzard mengemukakan langkah yang ditempuh oleh Blizzard ini. Ia secara terbuka mengakui bahwa Diablo 3 versi Playstation 3 dan Playstation 4 mendatang tidak akan membutuhkan koneksi internet secara konstan untuk dapat dimainkan. Tidak hanya itu saja, mereka juga akan menyuntikkan local multiplayer yang memungkinkan empat gamer untuk bermain di layar yang sama tanpa split-screen, melainkan dengan mekanisme zoom in-out kamera. Sayangnya, belum ada kejelasan kapan Diablo 3 versi konsol ini akan dirilis.

Ini tentu saja mengejutkan dan terkesan diskriminatif terhadap PC gamer yang mendapatkan perlakuan yang jauh berbeda. Okay PC Gamer, it’s time to drop the biggest “F” bomb you can get right now! 

Gambar ini kira-kira menyimpulkan apa yang ada di otak Blizzard saat ini, terlepas dari perasaan tidak adil yang muncul dari benak gamer PC.

Related Articles:

Tags: , , , , , , , ,

Comments


Readers Comments ()