Review F1 2011: Sensasi Game Simulasi Jet Darat yang Sesungguhnya!

Reading time:
November 12, 2011

Nama Codemaster dalam beberapa tahun terakhir ini cukup lekat dengan game balap yang banyak mendapat pujian dari pecinta game balap dunia. Beberapa seri game balap yang mereka hasilkan, seperti seri Race Driver dan seri balap reli DiRT, merupakan seri game balap yang pastinya tidak asing lagi di telinga para pembalap virtual. Disamping kedua seri tersebut, Codemaster ternyata masih memiliki satu seri game balap lagi yang tidak kalah menarik, F1!

Seri game F1 merupakan seri game yang berbasis pada balapan Formula 1. Pada tahun 2008 yang lalu, Codemaster mendapatkan lisensi untuk membuat game balapan jet darat tersebut. Sejak saat itu, Codemaster telah menghasilkan 3 buah game untuk seri tersebut, F1 2009 yang diluncurkan untuk Nintendo Wii dan Sony PSP, F1 2010, serta game yang baru saja mereka luncurkan di akhir September yang lalu, F1 2011.

Mengapa “2011”?

Memang cukup aneh bila kita melihat suatu game dengan judul “2011” diluncurkan di tahun 2011. Biasanya, game tahunan, yang kebanyakan adalah game olahraga, menggunakan “tahun depan” sebagai judul game yang dirilis di tahun ini. Misalnya saja PES 2012, FIFA 12, Football Manager 2012, dan NBA 2k12 yang dirilis di tahun 2011. Mengapa Codemaster memilih untuk memberikan judul F1 2011 untuk game ini?

Jawabannya cukup sederhana, hal tersebut disebabkan karena memang game ini ditujukan untuk menyemarakkan musim balap Formula 1 2011, bukan 2012. Lalu, mengapa Codemaster baru merilis game tersebut saat musim balap 2011 sudah hampir berakhir? Bisa jadi hal ini disebabkan karena mereka butuh waktu ekstra untuk menambahkan konten-konten asli dari musim balap 2011 ke dalam game tersebut.

Kalender balap musim 2011.

Untuk game F1 2011, Codemaster sepertinya perlu waktu ekstra untuk menunggu selesainya Buddh International Circuit di India yang merupakan bagian dari musim balap 2011. Sirkuit tersebut baru selesai dibangun pada pertengahan tahun, dan pastinya Codemaster perlu waktu untuk membuat visualisasi sirkuit tersebut ke dalam game mereka. Hal semacam itulah yang sepertinya akan membuat game seri F1 milik Codemaster akan selalu dirilis mendekati akhir musim balap, telebih lagi bila kita melihat jadwal penambahan sirkuit baru untuk sirkus Formula 1 yang akan terus terjadi hingga tahun 2014.

Mengawali Karir Sebagai Pembalap di Kelas Tertinggi

Seperti yang telah saya bahas sebelumnya, F1 2011 merupakan game yang ditujukan untuk menyemarakkan musim balap Formula 1 2011. Oleh karena itu, aspek gameplay utama yang ditonjolkan dalam game tersebut tentunya adalah balapan-balapan yang ada di musim balap tersebut.

Trailer seperti inilah yang akan menjadi "rumah" Anda selama race weekend.

Sama seperti plot utama mode “Career” yang ada di game sebelumnya, F1 2010, Anda akan berperan sebagai seorang pembalap yang baru saja mengawali karirnya di dunia Formula 1. Anda bisa memilih beberapa tim, tentu saja bukan tim-tim papan atas seperti Red Bull, McLaren, atau Ferrari, sebagai tim debut Anda.

Interior dari hospitality area tim Anda. Karena saya memilih tim Force India sebagai tim pertama, maka hospitality area ini didominasi hiasan yang menggambarkan warna kebesaran tim tersebut, hijau - orange.

Di setiap balapan, Anda akan menjalani prosesi yang sama seperti yang dilakukan para pembalap Formula 1 di setiap race weekend, latihan bebas – kualifikasi – balapan. Anda akan mendapatkan tantangan dari tim, bisa saja berupa target untuk melahap satu putaran dibawah batas waktu yang ditentukan atau finis di atas posisi tertentu. Setiap tantangan yang bisa Anda selesaikan akan meningkatkan reputasi Anda di tim atau bahkan membuka sebuah perangkat baru yang tentunya akan menambah kemampuan mobil Anda.

Anda bisa membaca email yang masuk melalui notebook yang ada di hospitality area.
Anda juga bisa mengatur helm mana yang akan digunakan.

Hasil yang Anda capai di setiap balapan akan menentukan masa depan Anda! Bila Anda mampu mengalahkan rekan satu tim Anda, yang biasanya adalah pembalap utama tim, Anda bisa saja akan mengambil alih status tersebut. Selain itu, bila prestasi yang Anda catatkan mampu menarik perhatian tim lain, yang bisa jadi memiliki reputasi lebih tinggi dari tim saat ini, Anda akan mendapat tawaran kontrak dari tim tersebut.

Let’s Go to The Race Weekend!

Race weekend merupakan istilah yang biasa digunakan untuk menyebut rutinitas balapan yang biasanya digelar selama 3 hari di akhir pekan, latihan bebas pertama dan kedua di hari Kamis/Jumat, latihan bebas ketiga dan kualifikasi di hari Sabtu, dan balapan di hari Minggu. Anda akan merasakan rutinitas seluruh atau sebagian rutinitas tersebut, tergantung dari mode pilihan Anda, “Short Race Weekend” atau “Long Race Weekend” yang bisa Anda pilih setiap kali akan memasuki suatu race weekend.

Sepanjang race weekend, Anda akan lebih banyak duduk di kokpit mobil Formula 1 Anda yang terparkir di paddock sambil menunggu waktu beraksi di lintasan. Tetapi, selama Anda duduk di kokpit mobil, Anda tidak akan diam begitu saja. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan, terutama yang berkaitan dengan pengaturan mobil serta strategi balapan.

Selama Anda berada di garasi, Anda bisa melihat berbagai informasi seputar sesi yang sedang berlangsung, track, konfigurasi mobil, dan sebagainya dari monitor ini.
Anda bisa menentukan pengaturan yang akan digunakan di mobil Anda.
Engineer akan membantu Anda melakukan quick set-up pada mobil. Anda juga akan mendapatkan informasi tantangan yang tersedia untuk Anda. Selain itu, bila tangan Anda sudah gatal untuk segera mencicipi track, Anda bisa meminta padanya untuk mengeluarkan Anda dari garasi.
Tantangan seperti inilah yang bisa Anda dapatkan dari Engineer.
Di sisi lain dari Engineer, Anda akan menjumpai "tukang ban" yang akan membantu Anda mengatur ban apa yang akan digunakan dalam sesi yang sedang berjalan.
Bila segalanya sudah siap, Anda bisa mulai mencoba track!

Pengaturan mobil yang Anda lakukan harus benar-benar dipikirkan secara matang terlebih dahulu. Setiap sirkuit memiliki karakter berbeda-beda yang tentunya membutuhkan pengaturan mobil yang berbeda. Kondisi cuaca di sirkuit juga memengaruhi pengaturan yang harus Anda lakukan! Pengaturan mobil yang salah tentunya akan membawa nasib buruk saat balapan. Tetapi, pengaturan mobil yang sesuai, ditambah dengan kemampuan Anda menggunakan DRS dan KERS dengan tepat, bisa membawa Anda ke prestasi maksimal saat balapan!

DRS dan KERS

Bila Anda bukan fans dari Formula 1, mungkin kedua istilah ini akan terasa asing bagi Anda. DRS (Drag Reduction System) dan KERS (Kinetict Energy Reduction System) adalah dua sistem “penambah kecepatan” yang terpasang di mobil Formula 1.

DRS merupakan hal baru yang diperkenalkan di Formula 1 musim balap 2011. DRS berguna untuk mengurangi drag aerodinamis di track lurus yang dapat berimbas pada meningkatnya kecepatan mobil sehingga memungkinkan overtaking (melewati mobil yang berada di depan) akan semakin sering terjadi.

Saat Anda menekan tombol untuk mengaktifkan DRS, jempol kanan "Anda" juga akan turut bergerak menekan tombol DRS pada steering wheel.
Ketika menggunakan DRS, sayap belakang akan terlihat "terbuka". Indikator DRS terletak di samping kanan indikator persneling. Bila indikator menyala hijau, maka Anda bisa menggunakannya.

Ketika DRS diaktifkan, komponen “flap” atau lempengan atas pada sayap belakang mobil akan bergerak menjauh dari dasar sayap sehingga tercipta ruangan untuk udara dari depan lewat. Hal itu akan mengurangi drag aerodinamis dan secara teoritis akan menambah kecepatan mobil hingga sekitar 15 km/jam di trek lurus tempat DRS diaktifkan. Tentu saja, dalam game F1 2011, penggunaan DRS disesuaikan dengan peraturan yang sebenarnya di Formula 1. Anda tidak akan bisa menggunakannya sesuka hati.

Selain DRS, ada juga KERS. KERS merupakan sistem pendaur-ulangan energi kinetik yang terbuang saat mobil melakukan pengereman. Hasil daur-ulang energi kinetik tersebut dapat disimpan dan dimanfaatkan untuk membantu akselerasi mobil sesuai keinginan pembalap. Dalam game F1 2011, Anda akan merasakan fungsi KERS mirip dengan sistem “NOS” yang banyak diaplikasikan di beberapa game balap lain.

Demikian juga bila Anda menggunakan KERS, jempol kiri akan menekan tombol KERS.
Indikator KERS adalah logo baterai yang ada di kanan indikator DRS.

Sistem KERS yang ada di dalam game tidaklah benar-benar mirip dengan yang sebenarnya. Bila pada balapan yang sebenarnya, pembalap bisa mengisi ulang KERS mereka ketika melakukan pengereman, pada game F1 2011 KERS akan secara otomatis diisi ulang setiap kali kita melewati garis start-finish. Sepertinya hal itu sengaja dilakukan Codemaster untuk meminimalisasi kesulitan para pemain dalam mengisi ulang KERS-nya.

Gunakan DRS dan KERS pada waktunya. Bila Anda menggunakan salah satu atau keduanya di waktu yang tidak tepat, bisa jadi hal inilah yang akan terjadi..

Lalu, dengan hadirnya DRS dan KERS di F1 2011, apakah race weekend akan menjadi semakin mudah? Belum tentu!

Merasakan Sulitnya Mengendarai Jet Darat

Sebagai game balap berjenis simulasi, tentu saja F1 2011 membutuhkan kemampuan bermain game balap yang lebih tinggi dibandingkan dengan game balap arcade. Namun, bila dibandingkan dengan game-game balap simulasi yang lain, F1 2011 bisa dikatakan memiliki tingkat kesulitan yang sedikit lebih tinggi!

Mobil balap open wheel seperti Formula 1 memiliki cara tersendiri untuk dikemudikan, yang tentunya berbeda dengan cara mengemudikan mobil balap standar. Hal itu juga yang akan Anda rasakan ketika memainkan game F1 2011. Anda mungkin akan membutuhkan sedikit waktu ekstra untuk membiasakan diri untuk mengemudikan mobil Formula 1 Anda dengan benar. Dalam hal ini, mungkin Anda bisa memanfaatkan sesi latihan bebas yang ada di setiap race weekend untuk belajar bagaimana mengontrol mobil Anda dengan baik di setiap tikungan yang ada di suatu sirkuit.

Anda harus memperhitungkan kapan waktu yang tepat untuk melakukan pengereman menjelang suatu tikungan. Kesalahan sedikit saja dalam melahap tikungan bisa berakibat buruk bagi Anda dan juga pembalap-pembalap lain.
Ups..
Practice makes perfect.. Semakin banyak Anda berlatih, Anda akan semakin mahir melahap tikungan demu tikungan.

Disamping cara mengemudi yang khas tersebut, tantangan lain dalam F1 2011 hadir dari rumitnya peraturan yang ada di sirkuit terkait bagaimana seharusnya Anda membawa mobil Anda. Sedikit saja Anda memotong sebuah tikungan, hukuman dari pengawas balapan akan datang menghampiri Anda. Sedikit saja Anda terlambat melakukan pengereman dan membuat mobil Anda “mendorong” mobil lain, hukuman juga datang. Selain kedua hal tersebut, masih banyak hal lain yang bisa membuat Anda terkena hukuman, baik berupa penalti hingga diskualifikasi.

Anda akan mendapat peringatan keras yang bisa saja berbuah penalti 10 detik hanya dengan memotong tikungan. Is it too harsh? No! That's Formula 1..

Faktor cuaca juga menambah tinggi tingkat kesulitan usaha Anda mengemudikan jet darat Formula 1. Cuaca memiliki efek yang cukup besar. Bila cuaca panas, ban Anda akan mengalami degradasi performa yang tinggi karena panas akan mengakibatkan karet ban menjadi cepat habis. Tetapi bila hujan terjadi, licinnya permukaan aspal akan membuat Anda kerepotan menjaga mobil agar tetap berada di track. Efek cuaca ini tentunya sesuai dengan janji Codemaster saat pertama kali mereka mengumukan seri game F1 beberapa tahun yang lalu.

Mengendarai mobil dengan kecepatan 150 km/jam di trek jalanan kota Monako yang sempit ditemani hujan deras.. Wow..
Ngebut di tengah hujan memang tidak baik.. Sebaiknya hal tersebut tidak dilakukan... πŸ™‚

Selain hal-hal tersebut, AI yang dihadirkan Codemaster dalam F1 2011 tampaknya memiliki level yang cukup tinggi. Pada tingkat kesulitan paling mudah saja, pembalap-pembalap yang dikendalikan AI bisa saja menyusahkan Anda, terutama bila Anda masih kurang bisa mengemudikan mobil Formula 1 Anda dengan baik. Tingkat kesulitan yang lebih tinggi? Tentu saja skill Anda sebagai penggemar genre balap akan benar-benar diuji!

Apakah dia akan memblok usaha Anda melewatinya? Atau membiarkan Anda lewat begitu saja? Yang jelas, bila Anda berhasil melewatinya, di tikungan-tikungan berikutnya dia akan mencoba mengambil kembali posisinya yang Anda rebut.

Pilihan Anda untuk panjang balapan juga turut memengaruhi kompleksitas balapan. Bila Anda hanya memilih balapan sepanjang 3 lap, Anda tidak akan menjumpai beberapa hal yang selayaknya dijumpai di balapan Formula 1. Tetapi bila Anda memilih panjang balapan minimal 20% dari balapan sesungguhnya, Anda akan mendapatkan beberapa hal tambahan, seperti keharusan menggunakan minimal 1 set dari dua pilihan ban yang disediakan, dan juga safety car.

Bila Anda memilih panjang balapan 20% atau lebih, maka Anda harus menggunakan kedua jenis ban yang disediakan. Anda bisa mengatur kapan Anda akan mengganti ban sebelum lomba dimulai.
Tentu saja, penggantian ban di tengah lomba dilakukan saat pit stop.

Hal-hal tersebut tentunya akan memberikan tantangan lebih kepada Anda, terutama bila Anda adalah pecinta game balap yang juga pecinta balap Formula 1.

Diperlukan konsentrasi, kesabaran, dan juga sedikit skill untuk dapat menjadi yang terbaik..
Yeah!!

 

Fitur-Fitur Tambahan yang Menyemarakkan Balapan Anda!

Selain mode “Career”, Codemaster juga menyediakan beberapa mode permainan lain yang bisa Anda coba. Mode “Grand Prix” memungkinkan Anda berperan menjadi pembalap favorit Anda dalam menyelesaikan suatu balapan. Mode “Proving Ground” yang berisi “Time Trial” dan “Time Attach” juga bisa Anda mainkan untuk menguji seberapa cepat Anda bisa melahap satu putaran di salah satu sirkuit. Selain itu, terdapat juga mode “Multiplayer” yang bisa Anda gunakan untuk menguji kemapuan Anda melawan rekan-rekan Anda.

Anda bisa berperan menjadi salah satu pembalap kelas dunia di mode "Grand Prix".
Anda juga bisa melampiaskan kekesalan apabila driver jagoan Anda kalah dalam suatu balapan dengan membawanya memenangi balapan di mode "Grand Prix".. πŸ™‚
Skenario seperti inilah yang harus Anda selesaikan di "Time Attack".
Tidak ada koneksi jaringan, tetapi Anda ingin menguji kemampuan Anda melawan teman Anda? Gunakan saja mode Multiplayer "Split Screen".

Codemaster juga sangat memperhatikan detail di game F1 2011 ini. Hampir semua elemen yang ada di dalam game digambarkan sesuai dengan yang ada di dunia nyata. Mulai dari interior, maksudnya steering wheel, di setiap mobil hingga pemandangan di setiap sirkuit yang disesuaikan dengan kondisi yang sebenarnya. Terlebih lagi, EGO Engine 2.0 yang digunakan mampu menghasilkan tampilan yang lebih baik bila dibandingkan dengan versi lama EGO Engine yang ada di F1 2010.

Steering Wheel dari tim Force India.

Red Bull

McLaren

Ferrari

Mercedes GP
Pemandangan di salah satu sisi track Giles Villeneuve, Kanada, yang didominasi pepohonan dengan detail yang cukup tinggi.
Demikian juga suasana balapan malam hari di Singapura. Lampu-lampu di sekitar sirkuit mampu menghadirkan efek pencahayaan yang eksotis.
Yas Marina, Abu Dhabi. Balapan di sirkuit ini berlangsung dari sore hingga malam hari.
Suasana dan pencahayaan yang benar-benar berbeda antara sore dan malam berhasil ditunjukkan Codemaster.

Seperti game-game balap mereka yang lain, seri Race Driver dan seri DiRT, Codemaster juga memasukkan fitur Instant Replay yang dapat Anda gunakan untuk mengulang balapan dari titik tertentu sebelum Anda melakukan kesalahan. Fitur ini akan sangat berguna ketika Anda membiasakan diri dengan game Formula 1, atau sebagai second chance ketika Anda melakukan kesalahan besar di balapan. Tetapi, bila Anda ingin merasakan balapan yang lebih menantang, Anda bisa juga mematikan fitur ini.

Kesimpulan

Kapan lagi Anda bisa mendapat ucapan selamat dari Alonso. πŸ™‚

Codemaster berhasil membawa sensasi Formula 1 ke dalam game F1 2011! Aspek-aspek kecil dari Formula 1 pun mereka gambarkan dengan detail di dalam game ini.

Kelebihan:

  • Kualitas gambar yang menawan
  • Hampir semua aspek yang ada di Formula 1 direpresentasikan dengan sangat detail
  • Berbagai pilihan mode balapan yang bisa disesuaikan dengan keinginan pemain
  • Pengaturan mobil dan faktor cuaca yang benar-benar berpengaruh pada kontrol mobil

Kekurangan:

  • Tingkat kesulitan yang tinggi mungkin akan membuat gamer mudah putus asa
  • Tidak adanya penjelasan mengenai peraturan-peraturan yang bisa jadi membuat Anda tidak tahu kesalahan apa yang Anda perbuat

Cocok untuk:

Penggemar F1, gamer yang memang menyukai balapan serius

Tidak cocok untuk:

Penggemar balapan casual, penggemar game balap yang lebih menyukai pilihan jenis mobil yang banyak, siapapun yang tidak tahu apa itu Formula 1

Info:

Publisher: Codemasters
Developer: Codemasters Birmingham
Genre: Racing

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…
November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…
November 18, 2020 - 0

Preview Call of Duty – Black Ops Cold War: Konspirasi Tidak Basi!

Akhir tahun di industri game berarti menikmati kembali seri terbaru…
October 23, 2020 - 0

Menjajal DEMO Little Nightmares II: Jaminan Merinding!

Jika Anda secara aktif mengikuti JagatPlay, maka ada satu elemen…

PlayStation

December 28, 2020 - 0

Review Cyberpunk 2077: Terjebak Ilusi Korporasi!

Game dengan hype terbesar di tahun 2020 ini, tidak ada…
December 15, 2020 - 0

Preview Cyberpunk 2077: Berandal Masa Depan!

Menyebutnya sebagai game dengan hype terbesar di tahun 2020 ini…
December 4, 2020 - 0

Review Assassin’s Creed Valhalla: Saga Sang Penjarah!

Tidak lagi mengusung sistem rilis tahunan dan memberikan sedikit ruang…
December 3, 2020 - 0

Preview Immortals Fenyx Rising: Dewa dan Monster!

Perhatian untuk proyek yang satu ini memang terhitung besar ketika…

Nintendo

July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…
June 5, 2020 - 0

Preview Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Format Terbaik!

Nintendo Wii adalah sebuah fenomena yang unik di industri game.
April 15, 2020 - 0

Review Animal Crossing – New Horizons: Sesungguhnya Game Super Hardcore!

Tumbuh menjadi sensasi internet dalam waktu singkat, banyak gamer yang…