Review Captain America – Super Soldier: Game Adaptasi yang Menyenangkan!

Reading time:
November 10, 2011

Menemukan sebuah game adaptasi film yang berkualitas tak ubahnya mencari jarum di dalam tumpukan jerami. Bukan hal yang perkara yang mudah untuk membuat seorang gamer betah memainkan sebuah game yang diadaptasikan dari sebuah film dan benar-benar menikmatinya. Mengapa? Karena sebagian besar game seperti ini umumnya hanya menjual nama tanpa menghadirkan kualitas minimal yang bahkan pantas untuk dimainkan. Tidak jarang tampil dengan visualisasi yang buruk, gameplay yang terlalu repetitif, atau bahkan kesederhanaan tanpa nilai plus sama sekali. Pesimisme muncul setiap kali game adaptasi seperti ini hadir.

Ketakutan akan impresi yang sama adalah hal yang pertama kali dirasakan ketika menyentuh Captain America – Super Soldier. Walaupun menghadirkan salah satu tokoh paling ikonik di dunia Marvel, khususnya seri The Avengers, banyak gamer yang mungkin akan langsung memvonis game ini buruk hanya karena pengalaman masa lalu akan game yang berjenis sama. Diambil dari cerita film Hollywoodnya yang masih belum bisa dinikmati oleh penikmat film Indonesia hingga saat ini, game ini ternyata harus diakui berhasil menghasilkan pengalaman bermain yang cukup menyenangkan. Setidaknya mungkin cukup membuat Anda bertahan duduk di depan layar kaca untuk waktu yang lama.

Game yang dikembangkan oleh Next Level Games dengan menggunakan Unreal Engine 3 ini tenyata datang dengan hasil akhir yang cukup mengejutkan. Didistribusikan oleh SEGA, game yang dirilis untuk Playstation 3, XBOX 360, Nintendo Wii, Nintendo 3DS, dan Nintendo DS ini hadir dengan sebuah kualitas yang mungkin jarang Anda temukan di game-game adaptasi yang lain. Tentu saja review kali ini membahas Captain America – Super Soldier yang dirilis untuk XBOX 360 dan Playstation 3, bukan versi handheld Nintendo.

Bagi Anda yang sudah sempat membaca preview game ini sebelumnya tentu cukup mendapatkan gambaran awal tentang apa yang ditawarkan oleh game ini. Berbagai screenshot yang ada tampaknya sudah cukup memberikan impresi awal yang memanjakan mata. Namun kita tentu saja tidak dapat menentukan kualitas keseluruhan game dari segi visualisasi semata. Ada begitu banyak faktor yang menentukan dan menuju pada satu penilaian akhir yang menentukan. Jadi, apakah Captain America – Super Soldier ini pantas untuk Anda mainkan?

Plot

HYDRA dengan teknologi super canggihnya.

Dalam suasana perang Eropa yang terekam jelas dalam sejarah dunia nyata, keberadaan sosok tentara super yang kabarnya menjadi lambang supremasi militer Amerika Serikat masih menjadi misteri. Beberapa mengatakan bahwa ia yang disebut sebagai “Captain” ini sudah beberapa kali hadir untuk menyelamatkan para tentara yang terdesak di garis depan, namun tidak sedikit yang menjelaskannya sebagai sebuah mitos belaka. Ketika perang terus berkecamuk, tentara Amerika Serikat menemukan sebuah musuh baru yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan negara yang sedang mereka perangi. Kelompok bernama HYDRA yang merupakan tentara bayaran ini bukanlah musuh yang bisa dipandang sebelah mata. Teknologi yang mereka miliki maju melebihi zamannya. Dalam keadaan terdesak inilah, sosok Captain America muncul.

The Captain is here to save!

Captain America, yang sebenarnya merupakan tentara hasil percobaan pemerintah bernama Steve Rogers, ditugaskan untuk menyelediki tentara misterius ini. Melewati berbagai rintangan yang ada, Captain America perlahan-lahan mulai mengenali motif dibalik hadirnya HYDRA di dalam konflik perang terbuka ini. Dipimpin oleh Dr. Arnim Zola dan Red Skull yang berdiri di belakangnya, agenda HYDRA dengan sandi nama Project: Master Man adalah untuk menciptakan kawanan tentara super yang jauh lebih kuat dibandingkan Captain America, lebih mematikan, dan abadi. Melalui berbagai eksperimen yang telah mereka hadirkan, proyek ini nyaris berhasil dan HYDRA hampir menguasai dunia. Siapa lagi yang akan menghentikan mereka selain sang ikon, Captain America.

Setting yang dihadirkan di dalam game ini hampir sebagian besar hadir dengan suasana Eropa yang begitu kental. Dari garis depan perperangan, kota yang hampir hancur karena perperangan, hingga markas Hydra yang tampil sebagai mansion super besar. Semuanya ditampilkan dengan visualisasi yang details dan epik. Memanjakan mata Anda.

Gameplay

Inti dari game ini adalah action!

Aksi tidak diragukan lagi merupakan esensi utama dari keseluruhan gameplay Captain America – Super Soldier ini. Anda tentu saja akan berperan sebagai Captain America sepanjang permainan, dengan berbagai kemampuan super yang “disuntikkan” Marvel pada diri Steve Rogers ini. Berbekal shield berbahan vibranium yang super keras dan hampir dapat mementalkan semua jenis serangan, Anda akan dilibatkan para pertarungan tangan kosong yang cepat. Musuh yang hadir juga datang dalam formasi seringkali mengepung dan dalam jumlah yang masif. Jadi, inti permainan adalah menyelesaikan semua pertarungan yang ada secepat dan seefektif mungkin.

Anda punya berbagai jenis serangan yang dapat dieksekusi ke wajah lawan yang hadir di depan Anda. Tombol memukul untuk yang jika ditekan terus menerus akan menghasilkan kombo yang mematikan, satu tombol untuk melakukan grab yang seringkali berguna untuk membuka pertahanan lawan, satu tombol untuk counter, dan satu tombol untuk melakukan gerakan menghindar dengan cepat. Semua tombol ini diperlukan untuk menjatuhkan lawan di depan mata atau melakukan serangan balasan dengan timing yang tepat.

Shield menjadi elemen kunci.

Apalah gunanya shield sebesar yang Captain America miliki jika tidak dapat digunakan sebagai modal pertarungan yang mumpuni. Shield ini tidak hanya berguna sebagai alat pertahanan yang nyaris absolut, tetapi juga senjata serang yang efektif untuk jarak yang jauh. Anda dapat menahan semua serangan yang ditujukan pada Anda, termasuk menahan dan memukul kembali peluru yang meluncur dari ujung rifle musuh. Anda juga dapat melempar secara langsung shield yang ada atau membidiknya terlebih dahulu layaknya sebuah game third person shooter.

Musuh sebanyak ini? Bukan perkara sulit dengan kombinasi tombol yang tepat.
Musuh yang dihadirkan akan semakin bervariasi seiiring progress permainan.

Melalui semua eksekusi aksi ini, Anda akan dihadapkan pertarungan yang cepat dan masif. Sistem yang diusung oleh Captain America ini cukup mirip dengan konsep pertarungan ala Batman: Arkham Asylum yang begitu dicintai oleh para gamer. Anda dapat mengarahkan arah serangan 360 derajat, tergantung posisi musuh yang ingin Anda serang. Membaca gerakan lawan akan membantu Anda mengarahkan serangan yang lebih efektif dan mematikan. Tidak terlalu sulit, Anda hanya butuh timing yang tepat.

Namun apalah arti sebuah game jika tidak menghadirkan ekstra kesulitan dan kompleksitas seiring dengan progress game yang dijalankan. Semakin Anda menjauh menjelajahi game ini, maka semakin bervariasi musuh yang harus dikalahkan. Tidak hanya tentara biasa, Anda juga akan menemukan robot dan tentara eksperimen yang memiliki kekuatan psikis yang cukup menyulitkan. Setiap musuh baru ini tentu memiliki strategi tertentu untuk dikalahkan. Sedikit berpikir dan Anda akan melewati mereka dengan mudah.

Elemen permainan yang akan seringkali Anda temukan adalah sesi akrobatik yang harus dilakukan sang Captain untuk mencapai daerah selanjutnya. Berbeda dengan game platformer lain seperti Prince of Persia yang membutuhkan tombol kompleks untuk berakrobat melewati semua rintangan yang ada, Captain America – Super Soldier ini hanya membutuhkan satu tombol aksi saja. Semua aksi ini hampir dipastikan tidak akan gagal. Tombol aksi hanya dihadirkan untuk menentukan timing gerakan yang pas dan mendapatkan point darinya, tanpa ada konsekuensi yang signifikan.

Puzzle super sederhana! Bahkan anak TK juga bisa menyelesaikannya!

Captain America – Super Soldier yang memang menjadikan aksi sebagai nilai jual utama juga tetap menghadirkan elemen puzzle untuk memberikan sedikit tantangan bagi para gamer. Namun yakinlah, semua puzzle ini benar-benar tak ubahnya persoalan taman kanak-kanak yang bisa diselesaikan dalam hitungan detik. Anda hanya perlu menyatukan dua angka yang sama di dua kelompok yang berbeda dengan tombol arah. Bukan perkara yang sulit, bukan?

Sinematik dengan Focus Bar!

Apa yang membuat game Captain America – Super Soldier ini begitu mudah dicintai? Salah satunya adalah adegan sinematik yang dihadirkan di dalamnya. Kita tidak hanya membicarakan adegan cut-scene yang tampil begitu menawan, namun juga berbagai serangan spesial yang membuat adrenaline Anda terpompa kencang sepanjang permainan. Serangan-serangan ini lah yang berkontribusi besar pada sisi menyenangkan dari game ini.

Di atas health bar yang terletak di sebelah kiri bawah layar, terdapat Focus Bar yang berwarna biru tua. Bar yang diperlukan untuk mengeluarkan berbagai serangan spesial ini dapat terisi dengan melakukan serangan, menjatuhkan lawan, atau sekedar menghindar dan memantulkan serangan musuh dengan tepat. Ada tiga jurus spesial yang dapat dilakukan seiring dengan jumlah Focus Bar yang terisi penuh.

Crippling Strike yang sinematik!
Weaponize untuk menyandera dan memanfaatkannya untuk keuntungan.
Super Soldier-mode!

Crippling Strike tampil tak ubahnya sebuah serangan kuat biasa yang hanya membutuhkan satu Focus Bar. Untuk beberapa musuh kecil, satu kali Crippling Strike sudah mampu merobohkan dan mematikan mereka secara langsung. Musuh dengan ukuran lebih besar tentu membutuhkan crippling strike lebih banyak. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan dua Focus Bar penuh secara langsung, maka Captain America akan melakukan gerakan Weaponize. Intinya adalah memanfaatkan senjata lawan untuk keuntungan kita, baik dari sekedar menghasilkan efek ledakan yang bersifat area atau menjadikan lawan sandera dan memicu event third person shooter dengan efek serangan yang lebih kuat. Menggunakan empat Focus Bar secara bersamaan, maka Anda akan memicu mode Super-Soldier yang membuat Captain America memiliki kecepatan dan daya serang yang jauh lebih bertenaga.

Focus Bar menjadi daya tarik tersendiri untuk game Captain America – Super Soldier ini karena pada akhirnya adegan sinematik yang dihadirkanlah yang membuat game ini tampak menyenangkan.

Experience Points untuk Skill Baru

Anda juga dapat memperkuat Captain America dengan varian serangan yang lebih kuat. Semuanya dimungkinkan jika Anda berhasil meraih poin pengalaman yang cukup, selayaknya sebuah game RPG. Mengalahkan musuh, mendapatkan collectible items, dan menyelesaikan puzzle tertentu akan menghasilkan poin exprince tertentu yang dapat ditebus untuk sebuah kemampuan baru. Ada 9 skill yang dapat diperoleh, terbagi dalam tiga kategori besar: penguatan kombo serangan, kemampuan serang baru, dan lemparan shield yang lebih kuat. Sayangnya sistem skill yang dihadirkan tampil seolah bersifat fixed, yang artinya Anda tidak dapat memperkuat kemampuan level selanjutnya sebelum semua skill pada level sebelumnya sudah terambil.

Terlalu Singkat, Terlalu Mudah

Grapple + Combo Attack = kombinasi paling mumpuni untuk menyelesaikan semua masalah.

Salah satu point kekurangan yang akan Anda rasakan adalah kurangnya tantangan yang ditawarkan oleh game ini. Anda dapat menyelesaikan setiap pertarungan dan puzzle dengan cukup mudah. Butuh sedikit berpikir dan sedikit usaha trial dan error untuk memecahkan setiap rintangan yang ada, bahkan untuk bos terakhir sekalipun. Kombinasi serangan grapple dan kombo pukulan menjadi senjata paling mumpuni, berhasil hampir di semua musuh yang ada, termasuk bos terakhir sekalipun. Mempelajari ini, permainan Anda akan berjalan dengan cukup mulus.

Anda juga tidak akan butuh waktu yang lama untuk menyelesaikan game ini, hanya di bawah 8 jam permainan. Beberapa pertarungan akan terasa sangat repetitif, apalagi dukungan animasi serangan Captain yang tidak cukup banyak beragam. Anehnya, Anda tidak akan merasakan kebosanan selama menyelusuri jejak misterius HYDRA ini.

Kesimpulan

I am the First Avenger!

Captain America – Super Soldier harus diakui merupakan salah satu game adaptasi film yang berhasil membuat saya betah untuk bermain berjam-jam di depan layar kaca. Impresi awal hingga akhir permainan cukup membuat game ini tampil menyenangkan melalui kesederhanaan dan fokus utama pada elemen aksi yang dihadirkan. Apalagi serangan-serangan sinematik yang hadir lewat fungsi Focus Bar membuat permainan tidak terasa membosankan. Walaupun musuh yang hadir dan animasi yang tampil cukup repetitif, Captain America masih mampu menorehkan pengalaman bermain yang cukup maksimal.

Kelemahan utama mungkin ada pada keseluruhan gameplay yang terasa sangat mudah. Semua masalah, dari kroco kecil hingga bos terakhir sekalipun dapat dikalahkan dengan kombinasi sederhana: Grapple attack + Combo Attack, Anda hanya tinggal menentukan timing serangan yang tepat. Puzzle yang dihadirkan juga kelewat sederhana, sama sekali tidak menantang dan hanya bisa diselesaikan dalam hitungan detik saja.

Terlepas dari kelemahan yang dimilikinya, Captain America – Super Soldier tampil sebuah game yang layak dimainkan, walaupun tidak tampil luar biasa. Anda akan merasa terlibat di dalam sepak terjang salah satu karakter Marvel paling ikonik ini. Memegang dan menahan shield vibraniumnya yang super kuat, melemparkannya, mengalahkan setiap musuh yang ada, dan menyelamatkan dunia membuat game ini tampil menyenangkan. Cocok untuk dimainkan untuk sekedar mengisi waktu luang.

Kelebihan

 

Visualisasi apik.
  • Visualisasi Apik.
  • Gerakan Serang yang Sinematik.
  • Sistem Battle yang Menyenangkan.
  • Desain Karakter dan Kostum.
  • Kesederhanaan Gameplay.

Kekurangan

  • Gameplay terlalu Mudah.
  • Puzzle terlalu Sederhana.
  • Last Battle terlalu Repetitif.
  • Animasi Serangan yang minim.
  • Penurunan Framerate di beberapa scene.
  • Plot Klise.

Cocok untuk gamer: Penggemar Marvel, Pencinta game hack and slash.

Tidak cocok untuk gamer: yang butuh tantangan, yang membenci Amerika Serikat dengan segala daya dan upaya.

 

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 20, 2021 - 0

Review Outriders: Loot-Shooter Memuaskan!

Tidak mudah dikembangkan, jarang memuaskan, dan akan ikut tewas bersama…
April 7, 2021 - 0

Preview Outriders: Ternyata Lumayan Seru!

Ada banyak kasus dimana versi demo yang dikeluarkan oleh developer…
April 6, 2021 - 0

Preview NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Masa Lalu yang Baru!

Datang karena desain karakter yang sensual dan bertahan karena daya…
April 5, 2021 - 0

Review It Takes Two: Butuh Dua untuk Mencinta!

Berapa banyak dari Anda yang sempat mendengar nama Josef Fares…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…