Review Grand Theft Auto III iOS – Android: Adaptasi yang Kurang Sempurna!

Reading time:
December 30, 2011

Anda boleh menanggalkan identitas Anda sebagai seorang gamer jika Anda belum pernah mengenal atau memainkan seri Grand Theft Auto sebelumnya. Nama besar game yang satu ini memang tidak perlu diragukan lagi dan menjadi salah satu game yang patut dicoba. Dengan mengusung sistem gameplay open-world sebagai fitur utama, Rockstar sebagai pihak pengembang selalu mampu menampilkan game ini dalam kualitas yang paling maksimal. GTA mampu dunia kriminal bawah tanah yang brutal dan kejam dalam balutan kebebasan aksi yang terhitung adiktif. Salah satu yang terbaik? Grand Theft Auto III !

Semua seri GTA yang sempat lahir di industri game adalah game-game istimewa yang sayang untuk dilewatkan. Namun di antara keempat seri yang sudah dirilis, GTA III boleh terbilang sebagai yang paling istimewa. Mengapa? Karena ia tampil sebagai seri pertama yang menjadi arah perkembangan GTA modern selanjutnya. Kemampuan konsol Playstation 2 yang terhitung bertenaga saat itu membuat Rockstar memiliki probabilitas yang lebih besar untuk menghadirkan GTA yang lebih epik. Berbeda dengan seri sebelumnya yang hadir dengan overhead camera, GTA III tampil sebagai sebuah game open-world yang dibangun sepenuhnya dalam model tiga dimensi. Pencapaian yang saat itu terhitung mengagumkan.

Grand Theft Auto III yang dirilis pada tahun 2001 silam berhasil mencapai kesuksesan luar biasa. Beragam respon positif dari banyak media dan angka penjualan yang fantastis menghiasi perilisannya 10 tahun yang lalu. Ia tidak hanya berkembang menjadi sebuah seri yang menghasilkan keuntungan bagi Rockstar, tetapi juga tumbuh menjadi standar baru bagi game bergenre sama yang lahir setelahnya. GTA III harus diakui menjadi inspirasi bagi banyak game open-world yang tumbuh setelahnya. Dunia tiga dimensi yang luas dan penuh detail serta kebebasan untuk melakukan banyak hal menjadi nilai jual utama sebuah game sandbox saat ini.

Waktu memang terasa begitu cepat berlalu. Terasa seperti baru beberapa bulan yang lalu Grand Theft Auto III pertama kali diperkenalkan oleh Rockstar kepada dunia. Namun siapa yang menyangka bahwa game ini ternyata sudah berusia satu dekade, 10 tahun sejak tanggal rilis awalnya. Untuk merayakan ulang tahun game fenomenal ini, Rockstar memutuskan untuk merilis ulang GTA III dengan tanpa menghadirkan perubahan apapun. Hebatnya lagi, dunia yang luas ini tidak akan hadir untuk konsol, tetapi untuk dua sistem operasi mobile terbesar saat ini: iOS dan Android. Wow!

Game Open-World Pertama dalam Genggaman

Game open-world dengan model tiga dimensi? Bukan sesuatu yang tidak mungkin!

Performa yang ditunjukkan oleh ponsel saat ini memang luar biasa. Sebagian besar smartphone saat ini sudah mengusung spesifikasi yang jauh lebih bertenaga dibandingkan dengan generasi konsol di masa lalu. Tidak mengherankan jika game-game dengan visualisasi yang memanjakan mata kini dapat tampil di dalam perangkat sekecil ini. Namun, dari semua game mobile yang dirilis, sebuah game open-world yang tampil dengan kompleksitas yang sama dengan sebuah game konsol masih sulit untuk ditemukan. Keputusan Rockstar untuk mengadaptasikan GTA III dengan pengalaman yang sama dengan versi konsolnya boleh terhitung sebagai sebuah langkah yang professional.

Kota yang begitu luas, seperti GTA III versi konsol 10 tahun yang lalu

Sebagai sebuah game perintis di Playstation 2, kualitas grafis yang ditawarkan GTA III di masa lalu bukanlah sesuatu yang  tidak bisa ditangani oleh smartphone saat ini. Apalagi optimalisasi yang ditawarkan oleh perangkat Android dan iOS saat ini juga terhitung mumpuni, sehingga mampu memastikan game ini berjalan dengan baik. Rockstar juga tampaknya tidak main-main ketika mengemukakan komitmen mereka untuk tetap mempertahankan cita rasa GTA III yang sesungguhnya. Grand Theft Auto III 10th Anniversary ini benar-benar hadir dengan rasa yang serupa. Ia datang sebagai sebuah game open-world tiga dimensi yang sesungguhnya, dimana Anda dapat bergerak dan bertindak bebas di dalam sebuah dunia yang luas. Sebuah konsep yang mungkin tidak pernah Ada bayangkan akan mampu hadir di perangkat sekecil ponsel dan tablet.

Mekanisme Gameplay

Sisi kiri untuk joystick dan sisi kanan untuk tombol aksi

Seperti yang sudah Anda tahu, game open-world seperti Grand Theft Auto memang seringkali hadir dengan mekanisme gerak yang lebih berfokus pada sudut pandang orang ketiga (third person). Permainan tentu akan berjalan dengan lebih nyaman jika Anda memiliki jarang pandang yang lebih terbuka ketika bergerak dalam lingkungan yang luas. Kita semua setuju bahwa sistem seperti ini merupakan cara yang terbaik untuk menikmati sebuah game sandbox. Semua tombol aksi yang kompleks dipastikan akan berjalan sempurna berkat dukungan kontroler konsol yang mengakomodasi hal tersebut. Namun, bagaimana jadinya jika game seperti GTA III dilahirkan untuk platform yang bahkan tidak memiliki tombol sama sekali? Masalah inilah yang terjadi pada GTA III versi iOS dan Android ini.

Bagi seorang gamer, tidak ada cara yang lebih menyenangkan untuk memainkan sebuah game selain menggenggam dan menggerakkan kontroler fisik di tangan. Namun untuk GTA III iOS dan Android ini, hal tersebut tentu tidak dimungkinkan. Oleh karena itu, Rockstar mengadaptasikan tombol tersebut dalam bentuk virtual yang diaktifkan lewat sistem touch-screen. Bagian kiri layar akan berperan sebagai joystick untuk menggerakkan sang karakter utama, sementara sisi kanan layar akan memuat beragam tombol aksi virtual yang dideskripsikan lewat gambar. Untuk menggerakkan kamera, Anda hanya tinggal melakukan swipe pada layar perangkat Anda. Adaptasi seperti ini mungkin terdengar seperti ide yang sempurna. Eksekusinya? Tidak sebaik yang diharapkan.

Pages: 1 2
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…
November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…
November 18, 2020 - 0

Preview Call of Duty – Black Ops Cold War: Konspirasi Tidak Basi!

Akhir tahun di industri game berarti menikmati kembali seri terbaru…
October 23, 2020 - 0

Menjajal DEMO Little Nightmares II: Jaminan Merinding!

Jika Anda secara aktif mengikuti JagatPlay, maka ada satu elemen…

PlayStation

February 20, 2021 - 0

Review Playstation 5 (Software): Indah, Elegan, Cepat!

Diskusi terkait konsol generasi terbaru memang lebih banyak didominasi soal…
February 17, 2021 - 0

Menjajal BETA Guilty Gear Strive: Siap Menjadi yang Terbaik!

Seperti halnya posisi Codemasters di dunia game racing, nama Arc…
February 15, 2021 - 0

Review Atelier Ryza 2: Terasa Seperti Petualangan Sampingan!

Sesuatu yang positif atau tidak, namun jadi fakta yang tidak…
February 11, 2021 - 0

Review Destruction AllStars: Butuh Misil dan Bom!

Game-game apa yang akan menemani rilis sebuah konsol generasi terbaru?…

Nintendo

July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…
June 5, 2020 - 0

Preview Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Format Terbaik!

Nintendo Wii adalah sebuah fenomena yang unik di industri game.
April 15, 2020 - 0

Review Animal Crossing – New Horizons: Sesungguhnya Game Super Hardcore!

Tumbuh menjadi sensasi internet dalam waktu singkat, banyak gamer yang…