Gamer Korea Selatan Mengecam Keputusan F2P Untuk Aion Eropa

Author
David Novan
Reading time:
December 20, 2011

Bagi gamer di region Eropa, keputusan Aion Eropa untuk menjadi gratis atau Free to Play (F2P) merupakan angin segar yang telah lama ditunggu penggemarnya di Eropa. Setelah sebelumnya Aion yang dirilis pada Juni 2009 oleh NCSoft di Eropa mengadopsi konsep pembayaran bulanan, minggu lalu game ini menggemparkan semua pemainnya dengan keputusan untuk beralih ke F2P. Sepintas lalu memang merupakan berita yang menggembirakan. Namun, keputusan ini hanya berlaku untuk Aion Eropa saja. Hal ini ternyata tidak dibiarkan begitu saja oleh pemain Aion dari region lain dan beragam kecaman mulai bermunculan.

Aion Templar03

Kecaman paling keras berasal dari region dengan pemain game online tertinggi di dunia, yaitu Korea Selatan. Menurut pemain Korea Selatan, keputusan untuk mengubah Aion menjadi gratis adalah pelecehan untuk game tersebut. Pasalnya, Aion merupakan salah satu game online terbaik di Korea Selatan dan menjadikannya gratis seakan tidak menghargai karya seni yang begitu dihargai di negara tersebut. Pendapat lain mengatakan Eropa telah mendiskriminasikan gamer dari region lain yang masih menerapkan sistem pembayaran bulanan.

Keputusan untuk mengubah sistem pembayaran bulanan menjadi gratis tersebut tentu saja disambut dengan baik oleh gamer di Eropa. Pendapat kebanyakan gamer adalah positif dan peningkatan jumlah gamer yang memainkannya begitu tinggi. Bagaimana dengan Indonesia? Apakah nantinya akan mengadopsi F2P milik Eropa atau tetap menggunakan pembayaran bulanan seperti region lain di dunia? Let’s wait and see!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

July 3, 2024 - 0

Review Wuthering Waves: Penuh Pasang dan Surut!

Apa yang ditawarkan oleh Wuthering Waves? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
June 28, 2024 - 0

Impresi Zenless Zone Zero (Build Terbaru): Lebih Cepat, Lebih Ketat!

Kami berkesempatan menjajal build terbaru Zenless Zone Zero. Apakah kami…
June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…

PlayStation

June 20, 2024 - 0

Wawancara dengan Zhenyu Li (Zenless Zone Zero)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan produser Zenless Zone Zero - Zhenyu…
April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…