NostalGame: Ehrgeiz – God Bless The Ring

Reading time:
January 27, 2012
Ehgreiz 4

Sejak video game berjuang untuk menjadi bagian dari industri hiburan mainstream, genre yang satu ini sudah menemani sejak awal. Boleh dibilang, ia menjadi salah satu nyawa yang tidak terpisahkan dari industri game saat ini. Semangat kompetitif dan unsur fun yang ia hadirkan memang mampu membawa esensi video game yang sebenarnya. Harus diakui, tidak ada yang mampu melakukan hal ini lebih baik daripada sebuah game fighting. Dari lusinan judul yang muncul di masa keemasan konsol Sony – Playstation, tidak ada yang mampu menyaingi keunikan game yang satu ini. Masih ingatkah Anda dengan Ehrgeiz?

Hampir sebagian besar gamer yang tumbuh besar dengan Playstation pasti pernah memainkan game yang satu ini. Ehrgeiz – God Bless The Ring memang bukan game fighting biasa. Lahir dari tangan dingin Dream Factory dan dirilis oleh Square, ia hadir dengan konsep dan mekanisme gameplay yang belum pernah ada di industri game saat itu. Tidak hanya itu saja, desain karakter yang terbilang baik dan kontrol yang sederhana membuat game fighting yang satu ini berhasil memadukan unsur kompetitif dan fun dalam porsi yang seimbang. Semuanya dihadirkan dalam lingkungan pertempuran tiga dimensi yang mampu membuat pertempuran berlangsung dengan tempo yang cepat.

Ehgreiz 5

 

Selain semua keunikan tersebut, Ehrgeiz juga mencapai tingkat popularitas yang tinggi karena ia menjadi game pertama yang menampilkan karakter Final Fantasy di luar franchise RPG raksasa tersebut. Walaupun tidak tampil dalam adaptasi karakter yang menyerupai versi aslinya, namun esensi setiap karakter ditampilkan dengan cukup baik. Saya sendiri masih ingat betapa terkejutnya saya melihat sosok villain favorit – Sephiroth dari Final Fantasy VII yang ternyata ikut bergabung dalam arena pertarungan ini. Ia bahkan dihadirkan dengan pedang Masamune nya yang ikonik dan tampak mengancam tersebut. Tidak hanya Sephiroth, beberapa karakter lain seperti Tifa, Vincent, Zack Fair, dan Cloud juga menjadi bagian darinya. Bagi penggemar seri Final Fantasy VII di masa lalu, Ehgreiz tampil bagaikan sebuah mimpi yang menjadi kenyataan.

Jika Anda termasuk gamer yang pernah memainkan game ini sebelumnya, jangan ragu untuk sedikit membuka memori Anda kembali dan mengenang semua kesenangan yang pernah dihasilkan oleh Ehrgeiz dari Squaresoft ini.

Plot dan Gameplay

Ehgreiz 2
Walaupun opening movie ini memperkenalkan banyak karakter, namun tidak ada benang merah jelas diantaranya

Berbeda dengan sebagian besar game fighting yang dirilis di industri game, Ehrgeiz boleh dibilang tidak memiliki jalur plot yang jelas. Tidak ada karakter utama yang menjadi benang merah utama dan cerita yang bergerak di sekitarnya. Sejak awal, game ini memang didesain untuk memuaskan “fetish” para penggemar game fighting yang menginginkan game yang lebih mengutamakan unsur kesenangan. Ehrgeiz yang lahir dari ambisi Squaresoft dan Namco ini memang tampil sebagai sebagai game yang luar biasa menghibur, bahkan hingga saat ini.

Walaupun Ehrgeiz lebih dikenal dari versi Playstationnya yang hadir di tahun 1998, namun game ini sebenarnya sudah dirilis pada tahun 1997 awal untuk mesin Arcade di Jepang. Sempat dikritik karena desain dan kehadiran karakter “original” nya yang begitu menyerupai desain beberapa karakter game fighting yang berasal dari developer lain, Ehrgeiz menghadirkan sesuatu yang baru dan berbeda untuk port Playstation nya. Tidak tanggung-tanggung, mereka menghadirkan beberapa karakter salah satu seri FF tersukses – Final Fantasy VII di dalamnya. Ini menjadi kali pertamanya Squaresoft mengizinkan karakter FF untuk digunakan di seri game lain selain FF. Tidak mengherankan jika penggemar Final Fantasy yang begitu menantikan Ehrgeiz hanya demi menjajal karakter seperti Sephiroth, Vincent, Zack, Tifa, dan Cloud yang dihadirkan di dalamnya. Ini menjadi nilai jual utama yang ditawarkan oleh port Playstation ini.

Ehgreiz 31
Game ini hadir dengan beragam mode menarik

Walaupun pada dasarnya Ehrgeiz datang sebagai sebuah game fighting, namun seri ini sebenarnya hadir dengan segudang fitur lainnya. Ia juga menghadirkan mode mini-game dan quest yang menyerupai sebuah game action RPG. Jika mode fightingnya lebih membawa atmosfer permainan yang kompetitif, mode mini gamenya lebih didesain untuk menghasilkan unsur fun yang kental, sementara mode Questnya mengarahkan gamer untuk sistem permainan yang lebih kompleks dan serius. Ketiga mode inilah yang menjadi kekuatan utama dari Ehrgeiz sebagai satu kesatuan game.

Satu hal yang cukup menarik, untuk setiap mode ini, Ehrgeiz juga tidak menuntut mekanisme kontrol yang kompleks. Anda hanya perlu menekan tombol serangan secara berulang untuk melakukan kombo dan tombol lingkaran untuk mengeksekusi serangan special di mode fighting. Tombol lainnya digunakan untuk melakukan block pada serangan dan melompat. Sementara untuk mode mini game, kecepatan dan kelincahan untuk menekan tombol menjadi aspek yang paling utama. Di mode Quest, tombol yang perlu digunakan juga tidak terlalu kompleks. Kesemuanya dapat dikuasai dengan mudah hanya dalam waktu yang singkat.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 23, 2021 - 0

Review Death Stranding – Director’s Cut: Paket Baru Definisi Tinggi!

Antara Anda benar-benar menyukainya atau benar-benar membenci apa yang ia…
September 22, 2021 - 0

Review Kena – Bridge of Spirits: Kena Sihir Fantasi Elok!

Menarik adalah kata yang tepat untuk menjelaskan pilihan game-game yang…
September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…