EyeAsteroids – Memainkan Game Hanya dengan Mata

Reading time:
February 2, 2012

eye

Perkembangan teknologi kontroler di dunia gaming memang luar biasa. Walaupun sebagian besar game saat ini masih dikendalikan dengan kontroler fisik konvensional, namun industri game terus berinovasi untuk menelurkan kontroler masa depan yang lebih canggih. Perangkat motion-sensor sekelas Kinect mungkin menjadi bukti paling nyata dari pencapaian tersebut. Namun teknologi adalah konsep dinamis yang tidak mungkin berhenti untuk tumbuh. Teknologi kontroler terus tumbuh ke arah yang mungkin tidak pernah terpikirkan oleh gamer sebelumnya. Tidak perlu kontroler fisik, tidak perlu gerakan tubuh. Anda hanya membutuhkan bola mata Anda!

Konsep inilah yang ditawarkan oleh Tobii Technologies yang baru saja merilis arcade “masa depan” mereka – EyeAsteroids. Berbeda dengan mesin arcade lain yang dimainkan dengan joystick, EyeAsteroids hanya membutuhkan pergerakan mata Anda sebagai kontroler utama. Inti permainannya memang sederhana, Anda hanya diminta untuk menghancurkan semua asteroid yang datang mengancam bumi. Tidak perlu sibuk untuk menggerakkan tangan untuk memastikan setiap batu raksasa ini hancur. Di EyeAsteroids, Anda hanya perlu menatap setiap asteroid yang terpampang di layar untuk melakukannya. Wow!

eyeasteroids

Tobii Technologies sendiri sudah membangun 50 mesin EyeAsteroids yang masing-masing bernilai kurang lebih USD 15.000. Tujuan utama kelahiran mesin Arcade ini tentu saja tidak untuk keuntungan secara finansial, namun lebih kepada eksibisi kemampuan potensial kontroler di masa depan. EyeAsteroids mungkin menjadi yang pertama dari sederetan konsep yang sudah dipersiapkan Tobii Technologies. Mereka berencana untuk membawa teknologi ini lebih jauh untuk menghasilkan pengalaman bermain video game yang lebih intens dan intim, misalnya menghadirkan reaksi AI yang lebih responsif dari pandangan mata kita. Hebatnya lagi, mereka juga pernah menunjukkan bahwa konsep ini dapat diterapkan untuk semua perangkat teknologi saat ini, dari notebook hingga kacamata.

Pencapaian yang diperlihatkan Tobii Technologies tentu membuka jalan bagi mekanisme gameplay yang lebih bervariasi dan kaya untuk industri game di masa depan. Ia menjadi bahan pelengkap yang akan membuat pengalaman bermain jadi lebih menarik.  Namun untuk mengganti peran kontroler fisik sepenuhnya? Hampir sebagian besar gamer tentu setuju bahwa belum ada teknologi yang mampu mengalahkan nikmatnya menggenggam joystick ataupun keyboard di tangan saat memainkan sebuah game.

Source: Eurogamer

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…