Justin Bieber Dituntut Developer Game iOS

Reading time:
February 29, 2012
joustin beaver

Justin Bieber, beberapa Anda mungkin langsung mengerutkan dahi ketika mendengar nama penyanyi yang satu ini. Terlepas apakah Anda berada di pihak yang melawan atau mendukung eksistensinya di dunia hiburan, ketenaran Justin Bieber harus diakui merupakan salah satu fenomena paling besar di dekade ini. Pro kontra yang menemani jenjang kariernya membuat Bieber terus menghasilkan kontroversi, tidak hanya di dunia musik dan film, tetapi juga video game. Pria yang mengaku dirinya sebagai Icon Pop ini dituntut oleh salah satu developer game iOS – RC3.

Permasalahan dimulai ketika RC3 merilis sebuah game parodi yang didasarkan pada sosok Justin Bieber – Joustin Beaver yang didistribusikan lewat Apple Application Store. Perwakilan dari Bieber menyatakan keberatan atas kehadiran game yang satu ini dan mengancam akan melancarkan tindakan hukum untuk memaksanya ditarik dari App Store.  Namun, RC3 tidak gentar. Developer yang satu ini justru melancarkan tuntutan terlebih dahulu untuk mempertahankan hak rilis atas game mereka. RC3 beralasan bahwa UU di Amerika Serikat memperbolehkan karya yang memparodikan orang lain untuk beredar. Joustin Beaver sendiri menceritakan seekor berang-berang (dengan muka mirip Bieber) yang berjuang melawan para Paparazzi dan memberikan tanda tangan untuk para fansnya.

bieber
OMG.. I'm a beaver!

Menggunakan karakteristik, fitur, dan parodi dari sosok-sosok terkenal memang menjadi strategi marketing yang paling baik untuk mempromosikan sebuah produk, termasuk video game sekalipun. Jika Anda cukup penasaran dengan Joustin Beaver, Anda bisa mengunduhnya dengan harga hanya USD 0.99. Setidaknya itu lebih baik, daripada Anda menghabiskan paket data perangkat Apple Anda untuk mendengarkan suara gemulai “Baby..baby..oh..” yang berpotensi membuat selera makan hilang.

Source: Kotaku

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

July 3, 2024 - 0

Review Wuthering Waves: Penuh Pasang dan Surut!

Apa yang ditawarkan oleh Wuthering Waves? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
June 28, 2024 - 0

Impresi Zenless Zone Zero (Build Terbaru): Lebih Cepat, Lebih Ketat!

Kami berkesempatan menjajal build terbaru Zenless Zone Zero. Apakah kami…
June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…

PlayStation

June 20, 2024 - 0

Wawancara dengan Zhenyu Li (Zenless Zone Zero)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan produser Zenless Zone Zero - Zhenyu…
April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…