Review The Darkness II: Kembalinya Sang Kegelapan yang Brutal!

Reading time:
February 13, 2012
The Darkness II 1

Kekejaman mungkin menjadi salah satu konsep yang sangat bertentangan dengan norma yang dibangun masyarakat di dunia nyata. Kata ini memang menggambarkan tingkah laku berbahaya yang melewati batas pantas dan seringkali diidentikkan dengan dorongan naluriah penuh tindak kekerasan. Walaupun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa agresi sendiri sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari hidup manusia. Keterbatasan untuk mengekspresikannya secara bebas di masyarakat membuat manusia membutuhkan media yang tepat untuk menyalurkannya. Dari semua game FPS yang hadir di industri game, The Darkness boleh dikatakan sebagai salah satu game terbaik untuk menampung “sisi gelap” tersebut.

Pada awal perilisannya di tahun 2007 silam, The Darkness berhasil menuai pujian berkat mekanisme gameplaynya yang kreatif. Sang developer saat itu, Starbreeze Studios juga diakui berhasil menghasilkan sebuah game yang mampu tampil sesuai dengan nama besar yang diusungnya. The Darkness membawa standar baru bagaimana sebuah game FPS mampu menampilkan sebuah konsep yang begitu brutal dan kejam. Temanya yang gelap dan dewasa juga membuat franchise ini akhirnya diadaptasikan menjadi seri komik yang terhitung sukses.

The Darkness II 2

5 tahun sejak kemunculan pertamanya, The Darkness akhirnya mendapatkan sekuel lanjutannya. Melihat kesuksesan seri pertamanya, tidak mengherankan jika banyak gamer yang memberikan antisipasi yang tinggi untuk seri terbaru yang akan dirilis oleh 2K Games ini. Namun berbeda dengan seri pertamanya, The Darkness II kini ditangani oleh developer yang berbeda – Digital Extremes. Walaupun keduanya memiliki satu benang merah sama yang berkesinambungan, The Darkness II tampil dengan keunikannya sendiri, dari segi visualisasi hingga penekanan elemen gameplay yang berbeda. Tetapi intinya? Ia tetap menjadi game yang meramu darah, mutilasi, balas dendam, amarah, dan cinta dalam satu paket lengkap.

Lantas bagaimana dengan performa game ini secara keseluruhan? Mampukah ia memenuhi semua ekspektasi yang diarahkan kepadanya? Mampukah seri terbaru ini membawa kembali atmosfer yang sempat ditawarkan oleh seri pertamanya?

The Darkness II yang kami mainkan ini adalah versi XBOX 360. Walaupun terdapat perbedaan yang cukup dapat dirasakan pada level framerate dan details yang dihadirkan dengan versi PC (namun tidak jauh berbeda dengan Playstation 3), review ini tetap kami tempatkan di sesi PC untuk menjamin manajemen konten yang lebih mudah dan nyaman, bagi kami maupun bagi Anda, players.

Plot

The Darkness II 8
Jackie Estacado dari seri pertama tetap menjadi karakter utama di seri kedua ini

The Darkness II tetap menempatkan Jackie Estacado dari seri pertama sebagai karakter utama di seri kali ini, bahkan bergerak dalam satu garis timeline yang sama. Dua tahun sejak Jackie mengenal tentang kekuatan The Darkness yang diwariskan turun-temurun di keluarganya, ia kini menjadi pemimpin keluarga mafia – Franchetti yang disegani. Selama kurun waktu ini, Jackie sendiri telah berhasil menekan dan menguasai kekuatan The Darkness. Ia tidak lagi bergantung padanya untuk dapat terus hidup. Namun dua tahun adalah waktu yang terlalu lama bagi kekuatan gelap ini untuk terus tidur tanpa melakukan apapun.  Ia terus menggoda dan menarik Jackie untuk kembali meraih “kemampuan super” ini.

Serangan tiba-tiba yang dilancarkan pada organisasi mafianya, membuat hidup Jackie berada di ujung tanduk. Di dalam batas hidup-mati ini, Jackie akhirnya harus menyerah kembali untuk memanggil The Darkness dan kembali menggunakan kekuatannya. Walaupun ia berusaha untuk mengendalikanya, kekuatan kegelapan ini tumbuh semakin kuat dengan setiap nyawa yang berhasil ia klaim. Namun Jackie tidak peduli. Dalam pikirannya, ia hanya ingin mencari pihak yang bertanggung jawab di balik serangan ini. Sebuah misteri baru juga terbangun, Jackie terus melihat bayangan Jenny Ramano, kekasihnya yang ditembak mati di seri pertama. Setelah dua tahun tragedi tersebut, Jackie masih belum bisa melupakan cinta abadinya ini.

The Darkness II 16
Situasi yang genting memaksa Jackie memanggil The Darkness Kembali
The Darkness II 48
Sosok Jenny yang tewas di seri pertama terus datang menghantui Jackie. Apa alasan di balik kemunculan ini?

Penelusuran yang dilakukan Jackie ternyata membawanya ke  misteri yang lebih besar. Ia menemukan bahwa sebuah organisasi baru bernama Brotherhood ternyata memiliki ketertarikan pada kekuatan The Darkness yang dimiliki oleh Jackie. Hebatnya lagi? Kelompok rahasia ini ternyata juga memiliki kekuatan yang tidak jauh berbeda. Brotherhood mungkin menjadi ancaman utama, namun misteri kemunculan Jenny yang datang terus-menerus juga membuat hidup Jackie dilanda kebingungan tanpa jawaban. Apa yang sebenarnya terjadi?  Siapa itu Brotherhood? Apa yang sebenarnya melatarbelakangi kemunculan Jenny? Apakah Jackie akan mampu mengendalikan The Darkness ataukah sebaliknya?? Anda akan mendapatkan jawabannya dengan memainkan game yang satu ini.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…