Review NeverDead: Ketika Keabadian Menjadi Kutukan bagi Gamer!

Reading time:
February 9, 2012

NeverDead = Karakter Utama yang Tidak Bisa Mati

NeverDead 35
Dari tampak luar, NeverDead seperti game third person shooter pada umumnya. Namun nyatanya, ia menawarkan sebuah konsep yang unik

Sama seperti game third person-shooter yang lain, NeverDead juga mengusung mekanisme gameplay yang sama. Tujuan Anda sebagian besar hanya melibatkan menghancurkan setiap musuh yang ada dan menuju ke objektif yang telah ditentukan. Anda akan dibekali dua jenis senjata: dual-gun dan sebuah pedang. Dual-gun akan menjadi aset yang paling penting untuk menghancurkan musuh-musuh besar yang tidak mungkin dikalahkan dengan serangan jarak dekat. Sementara di sisi lain, pedang menjadi senjata yang paling efektif untuk menghancurkan setiap musuh kecil yang ada. Bukankah serangan jarak dekat juga sangat riskan pada diri kita sendiri, dimana musuh jadi lebih mudah untuk menyerang? Di NeverDead, Anda tidak perlu memikirkan hal ini sama sekali.

Konami tidak memberikan nama game ini NeverDead tanpa alasan yang jelas. Sebagai manusia yang “abadi”, Bryce benar-benar tidak bisa mati. Berbeda dengan game lain yang menawarkan ketegangan dari usaha untuk bertahan hidup dari berondongan peluru atau serangan musuh, di NeverDead, Anda bisa menghadapinya tanpa perlu takut untuk menghadapi layar game-over secara tiba-tiba. Permainan hanya bisa berakhir dengan sedikitnya tiga kondisi: kepala yang hilang terculik, jatuh dari ketinggian yang berada di luar batas level, dan gagal untuk memastikan Arcadia tetap hidup. Selain dari itu? Anda hanya akan menemukan tubuh Bryce yang terpotong-potong.

NeverDead 61
Halo kereta api, lama tak bertemu.. Saatnya mati? I just can't..
NeverDead 77
Ah..segarnya mandi api..

Semua serangan yang dilancarkan ke arah Bryce memang tidak membuatnya mati, tetapi mampu membuat tubuhnya termutilasi dengan sempurna. Tubuh yang terpotong-potong ini tentu akan menjadi kelemahan tersendiri walaupun Anda masih tetap bisa melanjutkan pertarungan. Jika tangan Anda yang terputus, maka Anda akan kehilangan kesempatan untuk menggunakan dual-gun secara maksimal. Kehilangan kaki akan membuat mobilitas yang terbatas, dan kehilangan kepala akan mengakhiri segalanya. Mencari bagian tubuh yang hilang dan menyambungkannya kembali akan jadi pekerjaan yang sering Anda lakukan karena ini menjadi satu-satunya alternatif untuk bertarung dengan kekuatan paling maksimal. Bagian tubuh jatuh di posisi yang sulit untuk diambil? Anda bisa menumbuhkannya kembali secara instan dalam batas waktu tertentu.

Sebagai “manusia” yang abadi, Bryce juga tidak perlu takut untuk menghadapi semua bahaya yang terjadi di lingkungan yang ia lewati. Ia bisa melewati api yang membara atau menyentuh listrik bertegangan tinggi tanpa harus takut. Keuntungan ini juga bisa Anda gunakan untuk menambahkan sedikit “elemental damage” di serangan melee dengan pedang. Tidak hanya itu saja, kemampuan Bryce juga memungkinkan Anda untuk bergerak kemanapun Anda inginkan. Jatuh dari tempat tinggi? Tertimpa reruntuhan tembok? Atau bahkan tertabrak kereta? Tidak masalah. Anda hanya perlu menyambungkan tubuh kembali.

Mutilasi Diri Sendiri untuk Keuntungan Pribadi

Anda mungkin mengira ini merupakan satu sub-judul yang aneh. Namun percaya atau tidak, hal ini dapat dilakukan oleh Bryce di NeverDead. Bryce mampu mencabut tangan atau kepalanya sendiri untuk kepentingan tertentu. Tangan yang dilepas dan dilempar dapat digunakan sebagai decoy untuk mengalihkan perhatian para monster yang bergabung mengerubungi. Dengan upgrade skill tertentu, bagian tangan yang dilempar ini juga dapat berfungsi sebagai granat maupun ranjau peledak.

NeverDead 73
Bagaimana rasanya ya menggandeng tangan sendiri?
NeverDead 97
Double date?

Selain tangan yang dapat dilepas, Bryce juga bisa mencabut kepalanya sendiri untuk dilempar ke semua tempat yang Anda inginkan. Langkah ini diperlukan untuk mengakses berbagai wilayah yang sulit dicapai dengan melompat atau menyelesaikan puzzle yang membutuhkan akses tempat yang sempit dan kecil. Dengan hanya bermodalkan kepala, Bryce masih dapat menumbuhkan keseluruhan tubuhnya dengan hanya menunggu hingga bar regeneration terisi penuh. Melepaskan bagian tubuh dan melemparkannya tanpa ragu akan jadi strategi yang krusial untuk dapat menyelesaikan setiap tantangan yang diberikan.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…