Review FIFA Street: Sensasi Sepakbola yang Berbeda!

Reading time:
March 20, 2012
FIFA Street 1

Sepakbola memang harus diakui merupakan salah satu olahrag a paling populer di dunia saat ini. Perjuangan 11 orang yang saling berlawanan untuk menyarangkan bola ke gawang lawan ini memang menarik untuk diikuti. Selain uji tahan fisik dan mental, sepakbola juga menyediakan momen-momen dramatis yang sudah pasti akan membuat para penikmatnya merasakan adrenalin dalam level yang maksimum. Cinta dan fanatisme inilah yang kemudian menjadi pasar yang potensial bagi banyak industri, termasuk industri game. Dari semua game sepakbola yang beredar di dunia ini, FIFA yang lahir dari tangan dingin EA Sports memang harus diakui merupakan salah satu yang terbaik.

Tahun 2011 silam memang menjadi masa-masa indah bagi FIFA sebagai sebuah franchise. Setelah sempat tenggelam dalam tekanan Pro Evolution Soccer selama bertahun-tahun, EA akhirnya berhasil mendorong FIFA kembali ke puncak dominasi. Hal ini terbukti dari data penjualan di beberapa negara sentral gamer yang tinggi, bahkan beberapa di antaranya berhasil masuk ke dalam 10 besar penjualan selama tahun 2011. Untuk mempertahankan momentum yang baik ini, EA memutuskan untuk merilis sebuah game FIFA yang berbeda dibandingkan dengan seri yang selama ini kita kenal. Sebuah game sepakbola yang untuk pertama kalinya, berfokus pada salah satu cabang sepakbola  “pinggiran” yang jarang diekspose – Street Football. EA akhirnya merilis FIFA Street ke pasaran!

Olahraga “Sepakbola Jalanan” ini memang diciptakan untuk menghasilkan sensasi yang berbeda dibandingkan sepakbola yang selama ini kita kenal. Ia hadir dengan dasar permainan yang sebagian besar sama, namun dengan peraturan yang terkesan lebih bebas dan liar. Street Football memang menjadikan fun dan kemampuan teknik menguasai bola sebagai daya tarik yang paling utama. Ketika sepakbola professional yang kita kenal lebih sering mengejar kemenangan dengan efektivitas gerakan dan strategi, Street Football justru menawarkan apa yang saat ini sulit lagi untuk ditemui : keindahan  mengolah bola. Tidak heran jika ia kini menjadi bagian dari dunia sepakbola yang mulai memancing banyak perhatian.

Lupakan Street Football untuk sementara dan kembali beralih pada isu utama yang ada. Permasalahan utama yang ditemui dari setiap video game adalah seberapa baik ia mampu mengadapatasikan apa yang sudah tampil baik di dunia game ke dalam sebuah permainan virtual. Ada banyak elemen yang harus menjadi perhatian, dari sekedar visualisasi hingga sensasi. Lantas bagaimana dengan FIFA Street ini?

Lupakan Game Sepakbola yang Selama ini Anda Kenal!

Berangkat sebagai seorang gamer yang menyukai permainan ala PES 2012 dan FIFA 2012, memainkan FIFA Street untuk pertama kali memang bukan perkara mudah. Apa pasal? Karena Street Football bukanlah sebuah konsep sepakbola yang selama ini Anda kenal, begitu juga dengan FIFA Street. Sebelum Anda memainkan game ini, ada baiknya Anda melakukan format ulang dan melupakan semua gaya permainan sepakbola yang pernah Anda bangun di game FIFA konvensional. Keterikatan pada mekanisme gameplay seperti ini justru akan membuat Anda kesulitan untuk menguasai FIFA Street.

Seperti namanya, FIFA Street memang mengadaptasikan gameplay sepakbola jalanan sebagai fokus utama permainan. Anda tidak lagi dihadapkan pada pertandingan 11 VS 11 seperti yang Anda kenal selama ini. Pertandingan akan terjadi di wilayah-wilayah urban dengan jumlah pemain yang jauh lebih sedikit. Fokus permainan? Jangan lagi terperangkap pada konsep bahwa skor merupakan segalanya di pertandingan sepakbola karena FIFA Street menawarkan segudang jenis permainan baru dengan tujuannya masing-masing. Daripada sekedar mengejar jumlah bola yang bersarang di gawang lawan, FIFA Street juga menyuntikkan beberapa mode yang menjadikan gocekan dan gerak tipu indah Anda sebagai salah satu indikator terpenting untuk meraih kemenangan. Mode yang mengenalkan Anda kembali pada teknik-teknik sepakbola yang indah.

FIFA Street 50
Lapangan yang lebih kecil dengan jumlah pemain yang lebih sedikit. FIFA Street bukanlah game sepakbola yang Anda kenal selama ini
FIFA Street 32
Tidak hanya sekedar menyarangkan bola, tetapi juga "menari" dengannya!

Dengan jumlah pemain yang lebih sedikit dan setting urban yang dihadirkannya, Street Football memiliki peraturan yang jauh berbeda dibandingkan sepakbola konvesional biasanya. Dengan kerangkeng besi yang menyelimuti tempat pertandingan, Street Football tidak mengenal kata out of bounds di dalam kamusnya. Absennya wasit juga berarti tidak ada peraturan yang jelas tentang apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan di dalam kerangkeng ini. Anda tidak akan peraturan yang mampu memicu foul atau offside sekalipun. Lantas apa yang akan Anda lakukan? Bermain sepakbola seperti Anda memainkannya di masa kecil: bebas, lepas, dan fun.

Berlari kencang, merebut bola, dan mencetak gol ke gawang lawan juga tidak selalu menjadi fokus utama permainan. Di beberapa mode yang ditawarkan oleh FIFA Street, Anda justru lebih dituntut untuk melakukan gerak tipu secara variatif dan akurat untuk menghasilkan poin tertentu yang akan memberikan kontribusi signifikan pada probabilitas kemenangan Anda. Sesuatu yang tentunya harus Anda pelajari terlebih dahulu. Mode, tujuan utama, dan cara mencapainya akan diterangkan dengan jelas ketika Anda memilih tersebut di mode permainan yang ada. Intinya? Lupakan game sepakbola yang selama ini Anda kenal, karena FIFA Street adalah sesuatu yang berbeda. Bahkan ukuran gawangnya sendiri berbeda!

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

July 3, 2024 - 0

Review Wuthering Waves: Penuh Pasang dan Surut!

Apa yang ditawarkan oleh Wuthering Waves? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
June 28, 2024 - 0

Impresi Zenless Zone Zero (Build Terbaru): Lebih Cepat, Lebih Ketat!

Kami berkesempatan menjajal build terbaru Zenless Zone Zero. Apakah kami…
June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…

PlayStation

June 20, 2024 - 0

Wawancara dengan Zhenyu Li (Zenless Zone Zero)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan produser Zenless Zone Zero - Zhenyu…
April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…