Industri Film Porno Mulai Lirik Event Game Besar

Reading time:
April 3, 2012
brazzerz video game

Pornografi, terlepas dari kontroversi yang selalu dihasilkannya, harus diakui merupakan bagian yang tidak lagi terpisahkan dari kehidupan manusia modern saat ini. Dengan mengusung konten yang memajang beragam konten yang selama ini dianggap “tabu” secara eksplisit, pornografi kini menjadi hal yang kian melekat dalam berbagai industri hiburan saat ini, termasuk pula video game. Beberapa game komersial kini tidak segan lagi menghadirkan aspek “ringan” seperti ketelanjangan, sementara beberapa lainnya tetap konsisten menawarkannya sebagai nilai jual utama, seperti game-game Hentai, misalnya. Intervensi pornografi ternyata tidak hanya berhenti di situ saja. Tidak hanya sekedar mempengaruhi aspek konten, kini pornografi mulai melirik aspek bisnis yang menguntungkan dari industri game.

Apakah Anda pernah mengenal nama Brazzers sebelumnya? Kami tentu tidak akan memberikan prejudice apapun jika Anda termasuk salah satu gamer yang juga mencintai film-film keluaran media yang satu ini. Bagi Anda yang belum tahu, Brazzers merupakan salah satu media dunia maya yang memang mengkhususkan diri untuk menyiarkan film-film “biru” dari dunia Barat. Untuk memperluas cakupan bisnis mereka, Brazzers menyatakan ketertarikan mereka untuk masuk ke dalam industri game, namun tidak untuk menciptakan video game dewasa. Brazzers ingin menjadi sponsor utama gamer professional untuk game fighting dan event besar yang datang dari genre ini. Mereka bahkan berencana untuk menyelenggarakan kompetisi besar mereka sendiri. Wow!

brazzers
Brazzers logo - the art of ruining your mind..

Sayangnya, Brazzers sendiri tidak menjelaskan konsep seperti apa yang akan mereka hadirkan jika memang hal ini tercapai di masa depan. Menggabungkan industri pornografi dan game fighting? Kami pribadi bahkan sulit untuk membayangkan akan seperti apa event yang diselenggarakan ini. Menggabungkan dua dunia yang sangat berbeda – gamers yang geek dengan wanita-wanita seksi di dalam sebuah ruangan yang penuh dengan konsol game dan suara teriakan dari pertarungan? Kita tunggu saja gebrakan seperti apa yang akan dilakukan oleh Brazzers. Harapan kami? Semoga saja apa yang dilakukan oleh Brazzers tidak sampai membuat para gamer professional ini justru kehilangan konsentrasi dan memerhatikan hal-hal “lain”. You know what i mean..

Source: Kotaku

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…