Lingerie Football League Siap Diadaptasikan Menjadi Game

Reading time:
June 22, 2012
lfl logo black

Apakah Anda pernah mendengar olahraga bernama Lingerie Football sebelumnya? Sebagian besar dari kita tentu belum familiar dengan genre olahraga yang belum genap berumur 5 tahun ini. Bentuk permainan seperti apa yang sebenarnya ditawarkan oleh olahraga yang satu ini? Nama olahraga ini sebenarnya sudah cukup untuk menjelaskan apa yang akan Anda temukan di dalamnya. Football berasal dari gaya permainan American Football yang keras. Sedangkan Lingerie? Benar sekali, kita sedang membicarakan Lingerie dalam pengertian pakaian dalam wanita. Kini, Anda bayangkan sebuah olahraga yang menggabungkan keduanya. Anehnya lagi, Anda mungkin akan dapat menikmatinya dalam bentuk video game.

lfl sport
Pakaian dalam dan American Football dalam satu arena. Tertarik?

Yuke’s, developer yang selama ini bertanggung jawab atas beberapa franchise game olahraga hiburan seperti UFC dan WWE mengumumkan bahwa mereka telah mendapatkan lisensi resmi Lingerie Football League (LFL). Dengan franchise UFC yang sudah mereka lepaskan dan serahkan kepada EA, Yuke lebih memilih untuk “menjual” olahraga seksi yang mereka klaim sebagai “seksi tetap juga agresif” ini. Ini akan menjadi seri game pertama untuk LFL walaupun popularitasnya sendiri belum terlalu mendunia. Anda akan menggerakkan 7 wanita dengan hanya mengenakan pakaian dalam melawan 7 wanita lain yang berpakaian sama, dalam sebuah olahraga keras yang mengusung begitu banyak kontak fisik yang keras. Kami menyertakan sedikit potongan olahraga tersebut di bawah ini untuk membantu Anda mendapatkan sedikit gambaran.

Yuke sendiri belum memberikan informasi yang lebih jelas tentang ketersediaan game ini dan platform yang akan diusungnya. Bagaimana dengan Anda sendiri? Tertarik bermain sebagai wanita-wanita seksi super agresif ini?

Load Comments

PC Games

October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…

PlayStation

November 11, 2022 - 0

Review Sonic Frontiers: Gaya Baru, Lumayan Seru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sonic Frontiers ini? Mengapa kami…
November 10, 2022 - 0

Review Call of Duty – Modern Warfare II (Multiplayer): Seru yang Serupa!

Apa yang ditawarkan oleh mode multiplayer Call of Duty: Modern…
November 8, 2022 - 0

Wawancara dengan Eric Williams (God of War Ragnarok)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Game Director God of War Ragnarok…
November 3, 2022 - 0

Review God of War Ragnarok: Mitologi Penuh Aksi, Mitologi Penuh Hati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh God of War Ragnarok ini?…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…