Microsoft Absen dari Tokyo Game Show 2012

Reading time:
June 15, 2012
microsoft logo black

Jika kita membicarakan dua ajang eksibisi terbesar di industri game, maka kita akan otomatis mengarah pada Electronic Entertainment Expo (E3) yang baru saja diselenggarakan dan Tokyo Game Show yang akan diselenggarakan pada penghujung tahun mendatang. E3 2012 identik sebagai event yang menghadirkan informasi terbaru dari para developer game dari dunia Barat, sementara TGS selalu menjadi media yang tepat bagi developer dari dunia Timur untuk membuktikan diri. Namun ajang TGS tahun ini tampaknya akan sedikit berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dengan absennya salah satu produsen terbesar di industri ini. Benar sekali, Microsoft sudah mengkonfirmasikan tidak akan bergabung di TGS 2012!

Sudah bukan rahasia lagi jika Jepang memang menjadi basis pasar terkuat untuk dua perusahaan kompetitor Microsoft – Sony dan Nintendo. Dalam setiap chart mingguan yang dihadirkan, hanya kedua perusahaan ini yang saling berkompeitisi untuk merebut pangsa pasar yang lebih luas, sementara Microsoft selalu tertinggal di belakang. Atas alasan inilah, Microsoft memutuskan untuk tidak bergabung di TGS 2012. Microsoft menjelaskan bahwa mereka sama sekali tidak mengganggap remeh pentingnya TGS 2012 di industri game, hanya saja mereka yakin bahwa keterlibatan di sana tidak akan memberikan kontribusi yang signifikan. Sebagai kekuatan terlemah di pasar Jepang, kekhawatiran dan keputusan ini dianggap Microsoft sebagai yang paling masuk akal. Microsoft juga mengumumkan bahwa mereka juga tidak akan bergabung di event game lain – Gamescom.

xbox man apologize
I’m sorry…but we will not join Tokyo Game Show this year..

Walaupun terhitung cukup aneh, namun keputusan Microsoft untuk tidak mengikuti TGS 2012 memang dapat dimengerti. Mengeluarkan uang dalam jumlah banyak untuk eksibisi skala internasional tanpa mendapatkan feedback dan perhatian yang sebanding tentu saja mendorong Microsoft mengambil kebijakan yang satu ini. Panggung Tokyo Game Show tahun ini akan menjadi medan pertempuran “eksklusif” antara Sony dan Nintendo. Siapa yang akan memenangkannya? Kita tunggu aja.

Load Comments

PC Games

September 8, 2023 - 0

Review HoneyCome: Kelewat Nakal, Kelewat Mahal!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh HoneyCome? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
July 12, 2023 - 0

Review DOTA 2 (Edisi 10 Tahun): Masih Ketagihan!

Bagaimana sensasi memainkan DOTA 2 di usianya yang kini menginjak…
April 6, 2023 - 0

Review Troublemaker: Hasrat Tinggi tapi Impotensi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Troublemaker di versi akhir? Apa…
January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…

PlayStation

September 25, 2023 - 0

Review Mortal Kombat 1: Tetap, Mutilasi Adalah Solusi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Mortal Kombat 1 ini? Mengapa…
September 20, 2023 - 0

Review The Crew Motorfest: Aloha, Mari Balap Bahagia!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Crew Motorfest? Mengapa kami…
September 13, 2023 - 0

Review Baldur’s Gate 3: Emang Boleh RPG Sekeren dan Seadiktif Ini?

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Baldur’s Gate 3? Mengapa kami…
September 8, 2023 - 0

Review Sea of Stars: Paket Lengkap Rasa Klasik!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sea of Stars? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…