Rockstar Mulai Perangi Cheater Max Payne 3

Reading time:
June 14, 2012
Max Payne 3 1

Salah satu konsekuensi menghadirkan mekanisme gameplay online di dalam sebuah game adalah kemunculan para hacker dan cheater. Kehadiran kedua “kelompok” ini tentu saja merusak keseluruhan pengalaman online yang seharusnya didasarkan pada permainan yang adil agar dapat dinikmati. Blizzard ternyata tidak menjadi satu-satunya developer yang harus berurusan dengan masalah pelik ini di Diablo 3. Rockstar yang tampil memukau lewat Max Payne 3 ternyata juga harus menghadapi masalah yang tidak jauh berbeda. Genderang perang pun ditabuh!

Berkat laporan beberapa gamer yang mengalaminya secara langsung di lapangan, Rockstar sadar bahwa jumlah gamer yang menggunakan mod dan hack di mode multiplayer Max Payne 3 memiliki kecenderungan meningkat. Untuk mencegah hal ini berkembang lebih jauh dan destruktif, Rockstar mengambil sebuah kebijakan yang tegas. Gamer yang tertangkap sebagai cheater untuk pertama kalinya akan dijebloskan ke dalam mode “Cheater Pool”, dimana mereka hanya akan bertanding dengan para cheater lain. Mereka yang masuk ke dalam cheater pool dapat kembali ke mode normal dengan melepas semua mod dan hack dan tampil “bersih”. Namun jika Anda berani mengulangi kesalahan yang sama untuk kedua kalinya, Rockstar tidak segan-segan akan langsung memblokir akun Max Payne 3 Anda secara permanen.

Max Payne 3 13
Rockstar, one cheater is on the crosshair right now.. Should i send him "the bullet of permanent ban"?

Langkah tegas ini tentu saja dibutuhkan untuk memastikan para gamer yang bermain secara jujur dapat memainkan multiplayer Max Payne 3 secara maksimal. Rockstar sendiri juga menuntut agar para gamer berperan aktif dengan melaporkan setiap akun yang diduga menerapkan cara-cara curang ini. Saya pribadi selalu bingung dengan tingkah laku gamer online yang sangat bergantung pada cheat. Bukankah mode multiplayer online itu didesain untuk menghadirkan sensasi kompetisi yang memacu adrenalin? Bukankah tujuan ini secara otomatis akan teranulir jika gamer, misalnya, menggunakan cheat yang membuat ia tidak dapat dibunuh oleh gamer lain? Lantas, dimana letak kesenangan memainkan sebuah mode multiplayer? Absurd.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…