Square Enix Demokan Engine Next-Gen yang Menakjubkan

Reading time:
June 6, 2012

square enix logo black

Square Enix mungkin lebih dikenal sebagai perusahaan developer yang telah menelurkan game-game RPG Jepang terbaik di industri game, khususnya Final Fantasy. Namun ada proses yang lebih kompleks yang melebihi sekedar membangun dunia, cerita, dan karakter di dalamnya. Square Enix juga dikenal sebagai satu dari sedikit developer yang membangun engine grafis mereka sendiri dan kemudian menerapkannya pada game-game terbaru mereka. Untuk gaming di masa depan, Square Enix sudah mempersiapkan sebuah engine baru – Luminous Engine yang menakjubkan!

Final Fantasy memang selalu menampilkan visualisasi yang luar biasa untuk setiap seri barunya. Untuk mempertahankan “identitas” yang sama, Square Enix mempersiapkan Luminous Engine untuk game-game mereka yang akan dirilis di konsol generasi selanjutnya. Hasilnya? Sebuah visualisasi in-game realtime yang benar-benar memesona. Jika bisa dibandingkan, Anda seolah sedang memainkan sebuah game RPG dengan kualitas gambar dan render ala Final Fantasy Advent Children secara penuh. Wow! Anda tidak percaya? Lihat saja demo yang diperihatkan lewat trailer dan screenshot di bawah ini.

luminous engine tech demo luminous engine tech demo1 luminous engine tech demo2 luminous engine tech demo3 luminous engine tech demo5 luminous engine tech demo6

Dengan kehadiran beragam engine teranyar seperti Unreal Engine 4, Fox Engine dan sekarang – Luminous Engine di industri game, para produsen konsol sedang berada dalam tekanan yang berat untuk menghasilkan sebuah konsol masa depan yang cukup kuat untuk memfasilitasi semua kebutuhan visualisasi ini. Namun pada akhirnya, para gamer jugalah yang akan diuntungkan dengan pertumbuhan teknologi pesat seperti ini. Memainkan sebuah seri Final Fantasy dengan Luminous Engine tampaknya akan menjadi mimpi yang pantas untuk diantisipasi.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

July 3, 2024 - 0

Review Wuthering Waves: Penuh Pasang dan Surut!

Apa yang ditawarkan oleh Wuthering Waves? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
June 28, 2024 - 0

Impresi Zenless Zone Zero (Build Terbaru): Lebih Cepat, Lebih Ketat!

Kami berkesempatan menjajal build terbaru Zenless Zone Zero. Apakah kami…
June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…

PlayStation

July 17, 2024 - 0

Review Kunitsu-Gami: Antara Suka Atau Benci!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kunitsu-Gami ini? Apa yang membuat…
June 20, 2024 - 0

Wawancara dengan Zhenyu Li (Zenless Zone Zero)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan produser Zenless Zone Zero - Zhenyu…
April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…