Tidak Ada DLC Karakter untuk Dead or Alive 5

Reading time:
June 25, 2012

doa 5 im a fighter

DLC memang harus diakui menjadi “barang dagangan” yang paling mudah untuk dijual oleh para publisher game saat ini. Menyediakan konten tambahan dengan harga tertentu pada franchise-franchise yang sedang populer seolah menjadi senjata terbaik untuk mengeruk keuntungan ekstra dengan mudah. Akibatnya? Anda butuh mempersiapkan dana ekstra untuk membeli lebih banyak konten baru demi sebuah pengalaman gaming yang lebih maksimal. Di dunia game fighting, distribusi karakter dengan DLC justru berpotensi menghasilkan mekanisme pertarungan yang tidak seimbang. Ketidaksetaraan jumlah dan varian karakter yang digunakan akan menguntungkan mereka yang membeli DLC. Hal inilah yang berusaha dihindari oleh Team Ninja di game fighting teranyar mereka – Dead or Alive 5.

Pemimpin dari Team Ninja – Yosuke Hayashi menyatakan bahwa mereka sama sekali tidak berencana untuk merilis DLC karakter untuk Dead or Alive 5 di masa depan. Ini berarti Anda akan mendapatkan semua karakter yang disediakan sejak pertama kali Anda membeli game ini. Daripada memusingkan diri untuk menambahkan lebih banyak karakter, Hayashi justru ingin lebih berfokus pada untuk menciptakan karakter dan pertempuran yang lebih seimbang. Ia juga menyatakan bahwa dirinya tidak pernah setuju dengan konsep yang memungkinkan gamer untuk mendapatkan jajaran petarung yang berbeda satu sama lain. Hal ini menurutnya, dapat berujung pada permainan yang tidak adil.

doa 5 dlc
Character DLC? In your face!!

Penolakan DLC karakter yang dikemukakan oleh Hayashi tentu tidak berarti ia menolak dengan tegas semua bentuk DLC untuk Dead or Alive 5 ini. Dengan jajaran karakter-karakter yang memanjakan mata, akan sedikit mustahil tampaknya bagi Team Ninja untuk menolak godaan DLC ini. Tidak tertutup kemungkinan mereka tetap akan menghadirkan bentuk DLC lain yang tidak mempengaruhi permainan secara langsung, seperti kostum atau theme song misalnya. Namun demikian, pemikiran yang dikemukakan oleh Hayashi ini memang pantas untuk dipertimbangkan oleh developer yang lain. Sebagai seorang gamer yang mencintai genre fighting, i can’t agree more to his statement!

Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…