Review Slender: Game Paling Menyeramkan Saat Ini!

Reading time:
August 22, 2012
Slender 1

Ada begitu banyak game yang mengusung kata “horror” di dalamnya, bahkan menjadikannya sebagai media iklan utama untuk menarik perhatian para gamer. Namun akhirnya? Jauh lebih banyak game yang akhirnya jatuh pada kebutuhan untuk menyediakan konten utama yang lebih berciri khas action untuk menjaring lebih banyak gamer daripada tetap bertahan dengan prinsip utama ini. Akibatnya, game yang benar-benar mampu tampil menakutkan dapat dihitung dengan jari di industri game. Dari semua nama yang ada, hanya beberapa yang mampu memenuhi janjinya. Salah satu yang akan membekas di otak Anda? Tidak lain dan tidak bukan adalah Slender!

Apa itu Slender? Ada baiknya kita menilik lebih jauh tentang latar belakang game yang satu ini sebelum membahasnya lebih dalam. Slender merupakan game indie buatan Parsec Productions yang dirilis untuk PC. Ceritanya sendiri didasarkan pada mitos urban sebuah makhluk bernama Slenderman yang dipopulerkan oleh salah satu forum supernatural di dunia maya. Desain Slenderman sama sekali tidak bisa dibilang menyeramkan. Dia divisualisasikan sebagai seorang pria jangkung tanpa wajah dengan pakaian super rapi,  serta bentuk tangan yang kadang dapat berubah menyerupai tentakel. Seperti seorang pembunuh berdarah dingin yang biasa Anda temukan di film-film thriller Hollywood, Slenderman tidak bergerak aktif. Ia hanya berjalan perlahan mendekati Anda. Perlahan namun pasti…

slenderman
Lahir sebagai “urban legend” di dunia maya, Slenderman diposisikan sebagai sebuah mitos untuk bad omen. Siapapun yang sempat melihat sosok ini akan dipastikan hilang atau tewas dalam waktu dekat..

Cerita horror dan mitos yang muncul dari sepak terjang Slenderman inilah yang tampaknya menginspirasi Parsec untuk merilis sebuah game terpisah yang menjadikannya sebagai fokus utama. Slenderman sendiri memang dikenal sebagai sebuah bad omen, jimat buruk yang akan membuat siapapun orang yang melihatnya lenyap begitu saja. Konsep utama inilah yang membuat sosok Slenderman begitu menakutkan. Jika cerita mengenainya saja sudah cukup untuk  membuat bulu kudu Anda merinding, bayangkan apa yang Anda rasakan jika sosok berjas ini datang menghampiri hidup Anda? Visualisasi inilah yang ditawarkan oleh Parsec dan harus diakui, berhasil ia hadirkan. Hasilnya? Kami sendiri berani mengemukakan bahwa Slender akan menjadi game paling menyeramkan yang dapat Anda temukan saat ini!

Atmosfer Menyeramkan yang Terbangun Lewat Kesederhanaan!

Apa yang membuat Slender begitu menyeramkan? Mengapa ia bisa secara efektif membuat bulu kuduk Anda merinding begitu mudahnya hanya dalam hitungan menit belaka? Satu kuncinya: Kesederhanaan. Tidak ada yang kompleks sama sekali di Slender ini. Anda hanya diminta untuk mengumpulkan delapan buah kertas “peringatan” dengan ciri khas Slenderman di dalamnya di dalam sebuah daerah tanpa penerangan sama sekali. Anda akan menemui beberapa landmark utama yang dapat dijadikan sebagai acuan clue, namun posisi kertasnya sendiri muncul dalam urutan yang random. Bagian terburuknya? Anda hanya akan dibekali sebuah senter dengan baterai terbatas untuk menyelesaikan misi yang satu ini.

Slender 2
Slender adalah sebuah game horror dengan gameplay yang sangat sederhana. Anda “HANYA” diminta untuk mengumpulkan 8 buah kertas yang tersebar secara acak di sebuah hutan misterius.
Slender 8
Kertas seperti inilah yang Anda cari sepanjang permainan. Anda hanya akan dibekali sebuah senter, dengan baterai terbatas, untuk mencarinya.
Slender 17
Ada beberapa landmark yang dapat dijadikan sebagai acuan untuk menjalankan misi “sederhana” ini.

Slenderman yang akan menjadi musuh utama Anda di sini tetap divisualisasikan seperti mitos yang menyelubungi dirinya selama ini. Ia akan tampil dalam perawakan manusia tanpa wajah dengan jas rapinya. Ia akan muncul secara random, tanpa pola yang jelas selama Anda menyusuri hutan gelap ini Satu yang pasti, seiring dengan jumlah kertas yang Anda dapatkan, semakin tinggi pula frekuensi Anda akan bertemu dengannya. Seperti konsep yang pernah ditawarkan oleh game-game pendahulunya seperti Amnesia, tiidak ada cara untuk melawan balik makhluk yang satu ini. Benar sekali, Anda hanya bisa lari, lari, lari, dan lari menjauh setiap kali Anda melihatnya. Untuk membantu para gamer, Parsec sendiri sudah menyuntikkan indikator yang cukup jelas untuk memompa sedikit adrenalin dan membuat indera Anda waspada seketika. Anda akan melihat noise dan mendengar sound effect tertentu jika Slenderman berada dalam jarak yang cukup mengkhawatirkan. Satu hal yang patut diwaspadai pula, Anda juga akan tewas, tidak hanya karena berada dalam jarak yang cukup dekat, tetapi juga karena melihatnya lebih dari 5 detik. Oleh karena itu, hindari semua kontak yang ada, dalam bentuk apapun. Satu saran terbaik: Run like hell!

Slender 7
Apa yang membuat Slender begitu menyeramkan? Ia boleh terbilang menangkap semua esensi yang dibutuhkan oleh sebuah game horror, dibalut dengan sebuah gameplay yang sederhana. Hanya ada Anda, senter, hutan yang sangat sunyi, dan Slenderman.
Slender 12
Setiap kali noise / static seperti ini muncul di layar Anda, bersama dengan sound effects yang menakutkan, Anda hanya punya 3 opsi reaksi: Lari, Lari, dan LARI!

Kembali ke pertanyaan awal, apa yang sebenarnya membuat game yang satu ini begitu menyeramkan? Jawabannya sederhana: Kesederhanaan. Atmosfer terbangun dengan sempurna karena setting dan gameplay yang ditampilkan secara eksplisit, menjadikannya lebih dekat dengan sebuah skenario yang mungkin saja terjadi dunia nyata. Ini hanyalah tentang 8 carik kertas, sebuah senter, hutan super-gelap, dan sebuah pria berjas lengkap tanpa wajah yang tidak segan untuk menampakkan dirinya di depan Anda. Salah satu kekuatan terbesarnya juga datang dari absennya kemampuan untuk melawan balik dan ketidaktersediaan opsi untuk melakukan hal lain selain berlari dan menyelesaikan misi secepatnya. The ultimate point? Kesunyian dan keheningan yang terbangun dengan sempurna, serta sound effect lainnya yang akan membuat jantung Anda berhenti berdetak selama sepersekian detik. Boleh terbilang, Parsec berhasil meramu semua elemen yang dibutuhkan sebuah game horror dengan efektif dan tepat. Sunyi, gelap, sound effect yang mengagetkan, tidak ada opsi melawan balik, dan sebuah makhluk mitos yang akan terus mengikuti Anda kemanapun Anda pergi. Racikan yang sempurna!

Pages: 1 2
Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…