DICE Ingin Hadirkan Frostbite Engine untuk Game Mobile

Reading time:
October 3, 2012
dice logo

Kualitas Frostbite sebagai engine grafis paling mumpuni saat ini memang tidak perlu diragukan lagi. Antisipasi gamer begitu tinggi ketika DICE memperkenalkan Frostbite Engine 2.0 yang diterapkan pertama kalinya untuk Battlefield 3. Beragam trailer dan screenshot pertama memperlihatkan banyak hal yang dapat dilakukan engine ini, selain menghadirkan visualisasi dengan detail yang mengagumkan. Setelah Battlefield 3, EA dan DICE juga mengandalkan engine ini untuk beberapa game raksasa mereka seperti Need For Speed: The Run, MOH: Warfighter dan C&C: Generals 2 yang tengah dikembangkan. Ambisi untuk menghadirkan lebih banyak game dengan engine ini ternyata tidak akan berhenti begitu saja. DICE bahkan berencana untuk membawanya ke game mobile.

Hal ini terungkap dari lowongan pekerjaan yang dibuka oleh pihak DICE sendiri – mobile software developer. Di dalam deskripsi lowongan tersebut tertulis dengan jelas keinginan DICE untuk membawa engine Frostbite ke platform mobile. Mereka mencari para calon pekerja yang memiliki pengalaman menangani setidaknya satu sistem operasi mobile, antara iOS maupun Android. Dengan kemampuan perangkat keras yang kian kuat, sebagian besar mobile game developer memang berkesempatan untuk menciptakan game-game dengan visualisasi berat yang mungkin tidak terpikirkan di masa lalu. Sesuatu yang sudah melekat kuat dengan identitas Frostbite dari DICE.

frostbite engine
Lewat lowongan pekerjaan yang dibuka, DICE memperlihatkan ketertarikan mereka untuk membawa engine Frosbite ke platform mobile.

Sayangnya, belum ada informasi lebih jelas seperti apa penerapan engine Frostbite versi mobile yang akan diterapkan DICE di masa depan. Satu yang pasti, jika mereka tetap bertahan dengan ambisi untuk menciptakan visualisasi terbaik di setiap platform yang mereka singgahi, maka perangkat mobile dengan spesifikasi kuat akan menjadi syarat yang paling utama. Jika Anda tidak memilikinya, mulailah mengencangkan ikat pinggang dan menabung.

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…