Kali ini, Giliran Tekken Tag Tournament 2 yang Lecehkan Islam?

Reading time:
October 29, 2012
tekken tag tournament 2

Tidak familiarnya sebagian besar developer pada agama Islam tampaknya menjadi pemicu dari sebuah “fenomena” baru yang terjadi di industri game. Setelah Call of Duty: Modern Warfare 2 yang sempat dikritik karena salah satu map multiplayernya – Favela yang dianggap memosisikan kaligrafi bertuliskan Allah dalam posisi yang tidak pantas, kali ini giliran game fighting teranyar milik Namco Bandai – Tekken Tag Tournament 2 yang mendapatkan perlakuan yang sama. Salah seorang gamer Muslim menemukan perlakuan yang justru lebih “buruk” dibandingkan yang dilakukan oleh Activision di game FPS andalannya. Sebuah kasus yang juga sempat dilakukan oleh band papan atas Indonesia.

Salah satu stage pertarungan Tekken Tag Tournament 2 yang memang ber-settingkan di Saudi Arabia ternyata memuat sebuah konten yang tidak pantas setelah diperhatikan lebih dalam. Desain ubin yang diinjak oleh para petarung ternyata memuat nama Allah di dalamnya, memancing reaksi salah satu gamer Muslim. Komentar dan kritik lewat Twitter pun langsung dilemparkan ke akun resmi milik sang produser – Katsuhiro Harada. Harada meyakinkan bahwa hal ini terjadi karena ketidaksengajaan dan minimnya pengetahuan mereka terkait hal ini. Mereka berjanji akan mengganti desain level ini sesegera mungkin.

saudi arabia tekken tag tournament
Simbol Allah yang terus diinjak ini lah yang memicu reaksi dari gamer Muslim
katushiro harada
Sang produser Katsuhiro Harada berjanji akan menghapus konten ini sesegara mungkin.

Berbagai kasus “sensitif” yang terjadi di industri game seperti ini memang patut disayangkan. Ini seharusnya menjadi cambuk bagi para developer yang tidak memahami agama tertentu untuk melakukan penelitian lebih lanjut sebeluma akhirnya memutuskan untuk mengambil salah satu desain, logo, ataupun gambar yang terkait dengannya. Keputusan Katsuhiro Harada untuk segera menggantinya juga patut untuk mendapatkan acungan jempol.

Load Comments

PC Games

September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…

PlayStation

September 1, 2022 - 0

Wawancara dengan Shaun Escayg dan Matthew Gallant (The Last of Us Part I)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Shuan Escayg dan Matthew Gallant terkait…
August 31, 2022 - 0

Review The Last of Us Part I: Lebih Indah, Lebih Emosional!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Last of Us Part…
August 26, 2022 - 0

Review Soul Hackers 2: Kumpul Iblis, Selamatkan Dunia!

Bagaimana dengan pengalaman yang ditawarkan oleh Soul Hackers 2 ini?…
August 25, 2022 - 0

Review Playstation Plus Tier Baru: Ambil EXTRA, Abaikan DELUXE!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Playstation Plus Tier Baru ini?…

Nintendo

September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…