Skyrim Kini Jadi Mata Kuliah di Universitas!

Reading time:
October 22, 2012
skyrim

Video game mungkin merupakan sebuah media hiburan, namun itu tidak lantas membuatnya “dangkal”. Untuk memastikan kualitas terbaik yang ada, tidak sedikit developer yang harus melakukan beragam penelitian terlebih dahulu, bahkan berkonsultasi dengan para ahli di bidang tertentu, sebelum memulai proses pengembangan game. Butuh proses kompleks yang membutuhkan banyak “kepala” sebelum sebuah video game tiba di tangan para gamer. Oleh karena itu, tidak berlebihan rasanya jika ia menjadi subjek yang menarik untuk dipelajari. Seperti yang terjadi dengan game action RPG terbaik yang sudah mencuri hidup banyak gamer – Elder Scrolls V: Skyrim. Percaya atau tidak, game menjadi mata kuliah di salah satu Universitas di Amerika Serikat.

Rice University di Houston, Amerika Serikat menjadikan Skyrim sebagai mata kuliah terbaru mereka, walaupun hanya untuk satu semester saja. Universitas yang sama sekali tidak berhubungan dengan seni ataupun game design ini menawarkan tajuk mata kuliah – Fantasy Worlds: Old Norse Nagas and Skyrim. Jadi apa yang dipelajari dari mata kuliah ini? Ada dua tujuan utama: mempelajari fantasi yang menjadi konsep psikologi di budaya gamer, dan mempelajari keterkaitan cerita Skandinavia dan pengaruhnya pada budaya Anglo-American. Mereka bahkan mempelajari sisi politiknya! Selama mempelajari konsep ini, para murid akan diminta untuk memainkan beberapa quest berbeda di Skyrim. Di sana, mereka akan mengidentifikasi beragam momen yang merepresentasikan teori ini. Pendaftaran baru saja dibuka dengan jumlah kursi kelas yang terbatas.

mata kuliah skyrim
Bayangkan jika mata kuliah ini tersedia untuk kampus-kampus Anda! Gamer mana yang tidak akan jatuh cinta?

Kuliah, belajar, sembari memainkan Skyrim sebagai tugas utama? Isn’t that our dream as a gamer? Seandainya saja universitas di Indonesia menaruh perhatian yang lebih besar untuk video game , mempelajarinya, dan menelurkan mata kuliah-mata kuliah unik seperti ini. Semuanya akan masuk ke kelas dengan bibir tersenyum.

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…