Review Pro Evolution Soccer 2013: Semakin Menarik!
Lisensi: Masih Dipenuhi Nama Tim Palsu

Pro Evolution Soccer selama ini “dikenal” karena tim dan liga tanpa lisensi yang diikutsertakan didalamnya. Liga dengan nama tidak resmi serta berbagai tim “antah berantah” yang menjadi representasi dari suatu klub di dunia nyata menjadi hal yang cukup lumrah ditemui di game tersebut. Bagaimana dengan PES 2013?

Secara resmi, Konami hanya mendapatkan lisensi penuh untuk Ligue 1 Perancis, Eredivisie Belanda, dan Liga BBVA Spanyol. Beberapa liga lain yang juga disertakan walaupun lisensi untuk penggunaan nama resmi dan logo resmi liga tidak didapatkan adalah Serie A Italia dan Brasilerao Brazil. Sedangkan untuk Premier League Inggris, selain klub Manchester United, Konami tidak mendapatkan lisensi untuk menggunakan nama resmi tim-tim lain di liga tersebut. Demikian pula untuk Liga ZON Sagres Portugal, hanya ada 4 tim, Benfica, Braga, Porto, dan Sporting CP yang memberikan lisensi resm. Oleh karena itu, klub-klub “antah berantah” benar-benar menjadi suguhan utama di Premier League dan Liga ZON Sagres.

Selain klub, lisensi resmi juga tidak didapatkan Konami untuk timas yang disetakan di PES 2013. Bahkan, beberapa timnas populer seperti Nigeria, Senegal, Meksiko, Amerika Serikat, Paraguay, Serbia, dan Belanda penuh diisi oleh pemain-pemain palsu karena masalah lisensi tersebut. Hal tersebut cukup disayangkan mengingat potensi ketidaknyamanan saat memainkan game yang diakibatkan oleh nama-nama palsu tersebut tentunya bisa menurunkan pandangan terhadap game tersebut.
Line Up Pemain: Tidak Mengikuti Update Terbaru
Selain berbagai fitur baru, line-up baru sesuai dengan transfer terkini juga merupakan hal yang paling ditunggu dari sebuah game olahraga, termasuk juga untuk Pro Evolution Soccer 2013 ini. Sayangnya, seperti tahun-tahun sebelumnya, secara default, line-up yang diusung di game tersebut sangat jauh dari kenyataan!

Sebagian perpindahan pemain yang dilakukan sebelum bulan Agustus 2012 memang telah diikutsertakan di Pro Evolution Soccer 2013. Namun, beberapa transfer penting, seperti kepindahan Robin van Persie dari Arsenal ke MU, Luka Modric dari Tottenham ke Real Madrid, serta pertukaran Antonio Cassano dan Giampaolo Pazzini antar dua klub dari kota Milan masih belum dilakukan.
Selain cukup membuat kesal, hal tersebut bisa jadi mengganggu keseimbangan kekuatan dari berbagai tim. Tim yang banyak melepas pemainnya sebelum bulan Agustus dan membeli banyak pemain baru mendekati penutupan bursa transfer tentunya akan kehilangan sebagian besar kekuatannya di game Pro Evolution Soccer 2013 ini. Memang, kita bisa saja memindahkan secara manual pemain-pemain tersebut ke klub barunya masing-masing. Namun, hal tersebut tentunya akan sangat merepotkan dan memakan waktu yang cukup lama.

Untuk mengatasi hal tersebut, Konami menjanjikan akan segera merilis downloadable content (DLC) yang berisi update line-up terbaru sesuai dengan transfer terkini yang terjadi di jagat sepak bola internasional. Berdasarkan kabar terakhir, DLC tersebut akan hadir di pertengahan bulan Oktober ini.
Master League dengan “Rasa” Baru

Tidak lengkapa rasanya review ini bila kita tidak membahas salah satu mode yang cukup banyak digemari oleh fans seri Pro Evolution Soccer: Master League. Master League di PES 2013 berada dibawah mode permainan Football Life, sama seperti di PES 2012. Secara keseluruhan, Master League di PES 2013 masih tetap Master League yang selama ini kita kenal dari seri Pro Evolution Soccer. Hanya, saja, Konami memberikan sedikit “bumbu” baru untuk menambah asyiknya mode tersebut.



“Bumbu” tersebut hadir dalam bentuk berbagai item yang bisa dibeli untuk dipakai atau dikonsumsi oleh pemain. Item-item tersebut akan memberikan efek khusus dan efek tersebut tentunya akan berguna untuk meningkatkan kemampuan pemain yang bersangkutan di Master League. Sayangnya, kami belum memiliki waktu yang cukup untuk memainkan mode Master League ini sampai beberapa bulan (waktu game) sehingga kami tidak bisa banyak membahas hal-hal yang lebih detail tentang mode ini.












