Skrillex Quest: Game Flash Kombinasikan Zelda dan Skrillex!

Reading time:
November 29, 2012
skrillex quest1

Sebagian besar pemerhati musik tentu tidak asing lagi dengan kata “Skrillex”. Artis yang terkenal karena musik Dubsteb-nya ini memang menjadi kontroversi tersendiri di dunia maya. Terlepas dari popularitas lagu-lagunya yang menghentak, banyak pengguna dunia maya yang menjadikannya sebagai sasaran serangan karena kualitas karya yang dianggap tidak cukup untuk merepresentasikan sebuah musik. Ketika Dubstep mulai masuk menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari video game lewat beragam theme song yang ada, Skrillex ternyata juga meraih popularitas yang sama. Skrillex bahkan mendapatkan gamenya sendiri!

Bekerja sama dengan Skrillex sendiri, sang pengembang – Jason Oda menciptakan sebuah game petualangan yang terinspirasi dari gameplay Zelda – Skrillex Quest. Anda akan memerankan seorang pejuang muda yang hidup di dalam sebuah catridge NES berwarna emas. Ketika sebuah debu tidak sengaja masuk ke dalam celah catridge, dunia di dalam catridge Skrillex Quest pun hancur berantakan. Debu ini menimbulkan glitch-glitch yang berpotensi menghancurkan eksistensi dunia ini. Petualangan Anda untuk membersihkan ancaman glitch ini pun dimulai, dengan gameplay action RPG yang begitu kentara atmosfer Zelda. Lantas peran apa yang diusung oleh Skrillex? Tentu saja menyediakan theme song untuk game yang satu ini. Dubstep akan mengalun keras di sepanjang permainan.

skrillex quest2
Menggabungkan Zelda dan Skrillex? Walaupun terdengar absurd, game flash rancangan JasonOda ini ternyata tampil cukup menarik.

Secara mengejutkan, penggabungan dua konsep yang mungkin terdengar absurd ini ternyata menghasilkan sebuah game flash yang menarik dan cukup menghibur. Penasaran? Anda bisa menjajalnya di sini. Sementara untuk Anda yang belum pernah mendengar nama Skrillex sebelumnya, kami sertakan salah satu lagunya yang cukup populer di bahwa artikel ini. Enjoy!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…