Apa Jadinya Jika Game Masa Kini Dirilis Sebagai Game 8 Bit?

Reading time:
December 17, 2012
8 bit

Kreativitas yang ditunjukkan oleh gamer memang dapat diwujudkan dalam begitu banyak bentuk, dari sekedar cosplay, membangun mod, bahkan menciptakan sebuah karya “eksperimental” yang unik. Kemajuan teknologi memang melahirkan game-game yang terlihat memesona secara visual, serta berbagia mekanisme gameplay yang belum pernah dipikirkan sebelumnya. Semakin banyak dan cepat data yang dapat diolah, maka semakin kompleks pula sebuah game dapat muncul. Walaupun demikian, ada sedikit gamer yang tetap menjadikan game-game masa lampau dalam bentuk 8 dan 16 bit sebagai acuan kualitas. Bahkan cukup untuk menghasilkan beragam karya kreatif yang ada.

Adalah seorang artis yang memang berfokus pada penciptaan seni berbasis piksel – Junkboy yang menciptakan kembali sebuah dunia yang tidak akan pernah mungkin dirasakan oleh gamer saat ini. Mengolah game-game terbaru yang dirilis di pasaran, Junkboy menghadirkan sebuah konsep “seandainya”, apa yang akan terjadi jika game-game di masa modern dirilis kembali dalam bentuk 8 dan 16 bit yang sederhana. Karya-karya menarik ini yang ia rilis untuk majalah Swedia – Level ini akan membawa Anda berandai-andai. Berikut adalah karya-karya yang ia hasilkan:

arkham asylum 8 bit bayonetta 8 bit bioshock super smash bros brawl brutal legend dead space ff guitar hero killzone lbp mgs 4 mirror edge noby noby boy nfs shift metroid pikmin red dead redemption red 5 sin and punishment soul calibur v starcraft super mario kart

 

Bisakah Anda menebak game-game apa saja yang mendapatkan pergantian era ini?

Source: geekosystem

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…