Menjajal Hawken Open Beta: MMO Wajib Penggemar Mecha!

Reading time:
December 14, 2012

 hawken logo

Anda yang sempat membaca berita kami sebelumnya tentu saja sudah mengetahui tentang eksistensi Hawken. Game MMO yang dikembangkan oleh Meteor Entertainment dan Adhesive Games ini memang terhitung unik. Ketika lusinan game lain bertahan pada genre MMORPG bertema fantasi atau MMOFPS yang menjadikan pertempuran pasukan militer masa kini sebagai nilai jual utama, Hawken menawarkan setting futuristik dan tema yang jarang ditemukan di industri game. Anda akan terlibat dalam pertempuran antar robot-robot raksasa yang super epik. Didesain sebagai sebuah game Free to Play, Hawken akhirnya memasuki masa open beta kemarin. Tidak menyia-nyiakan kesempatan, JagatPlay langsung menjajalnya.

Visualisasi dan Desain yang Keren!

Hawken 18
Penggunaan Unreal Engine 3 berhasil menciptakan atmosfer pertempuran mecha yang tepat. Desain dan visualisasi yang ada memang terhitung memanjakan mata.
Hawken 61
Medan pertempuran juga dibangun dengan sangat baik, dari pertempuran dalam kota hingga medan pertempuran padang pasir yang dramatis.
Hawken1 12
Ketika para Assault Rifler harus berkutat dengan desain mecha yang terlihat seperti oven, Rocketeer tampil begitu solid, elegan, dan mengancam.

Dibangun dengan menggunakan Unreal Engine 3, visualisasi yang ditawarkan oleh Hawken akan memanjakan mata Anda selama pertempuran. Sang developer harus diakui berhasil menyuguhkan atmosfer pertempuran yang tepat, tidak hanya dari visualisasi yang ditawarkan, tetapi juga desain lingkungan yang ada. Anda akan dihadapkan pada beragam medan yang didesain untuk meninggalkan kesan yang masif, dari bangunan super tinggi dan besar, hingga padang pasir penuh debu yang dramatis. Sayangnya, masa open beta ini hanya menawarkan desain mecha yang tergolong sangat sedikit. Ada tiga kelas utama, dan sejauh ini para Rocketeer mendapatkan bentuk yang paling menawan. Mecha dengan pelontar roket ini tampil solid, elegan, dengan tubuh bongsor dan dua pelontar di sisi bahu kanan dan kiri. Sementara mereka yang berperan sebagai assaulter pantas kecewa dengan bentuk mecha yang tak ubahya sebuah kotak oven besar. Sayangnya, masa Open Beta ini belum menyediakan opsi untuk mengubah bentuk fisik mecha secara signifikan.

Anggap Saja MMOFPS dalam Mecha

Hawken 22
Semua informasi yang Anda butuhkan akan tersedia dalam layar HUD Mecha Anda, dari status senjata, health, hingga lokasi musuh.

Diposisikan sebagai seorang pilot Mecha, Anda akan melihat medan pertempuran dari cockpit, dengan sudut pandang lebar yang juga memperlihatkan dua senjata Anda di sudut kiri dan kanan. Beragam HUD yang akan membantu Anda juga disediakan untuk menangkap kondisi pertempuran lebih jelas, baik dari sudut Anda sendiri maupun musuh yang Anda hadapi. Anda dapat melihat jumlah health yang tersisa, suhu senjata (senjata akan berhenti bekerja jika overheat), peta lokasi, posisi musuh yang mendapatkan indikator warna merah, waktu reload senjata, dan health musuh jika Anda terlibat dalam perang terbuka. Semua informasi ini dapat Anda dapatkan dari HUD ini.

Walaupun mengambil tema perang antar mecha yang super unik, Hawken dapat dilihat tak ubahnya sebuah game FPS, layaknya Counter Strike, namun dalam balutan mecha. Pertarungan antar robot besi ini memang mengandung esensi yang sama, memuntahkan peluru sebanyak mungkin untuk menghancurkan musuh apapun yang berada di depan mata Anda, sekaligus juga memastikan diri Anda selamat. Anda akan dibekali dua jenis senjata, primary weapon di tangan kiri (biasanya berbentuk rifle maupun sub machine gun) dan secondary weapon (berbentuk grenade atau rocker launcher) yang dapat Anda gonta-ganti di garasi pribadi Anda sebelum pertempuran. Tidak ada batas peluru yang harus Anda perhatikan, karena keduanya tidak terbatas. Namun primary weapon dibatasi oleh suhu dan kondisi overheat yang mungkin saja terjadi, sementara secondary weapon, walaupun kuat, memiliki waktu reload yang lambat. Pertempuran dan taktik sangat diuji di sini.

Hawken 38
Anda akan dibekali dengan dua senjata di setiap pertempuran. Kiri untuk primary weapon yang sebagian besar merupakan senjata berpeluru cepat, dan kanan untuk secondary weapon untuk senjata berdamage besar yang lambat.
Hawken 46
Turn up the booster and fly!
Hawken 12
Anda bisa menahan tombol “C” untuk memanggil droid yang akan memperbaiki kerusakan Anda. Namun perlu diingat, Anda tidak bisa melakukan apapun dalam kondisi ini, sehingga mecha Anda rentan terhadap serangan. Salah memilih termpat untuk memperbaiki diri? Lihat saja apa yang terjadi pada kami di screenshot di atas.

Seperti layaknya game mecha pada umumnya, setiap mecha di Hawken juga dibekali booster untuk mempercepat gerak dengan batas bahan bakar tertentu. Anda tidak hanya dapat menggunakan booster ini untuk bergerak maju, tetapi juga menyamping untuk menghindari senjata, atau ke belakang untuk berputar 180 derajat secepat mungkin. Booster juga dapat digunakan untuk melayang di udara dalam waktu yang cukup lama. Anda akan sering menggunakan fungsi ini sebagai strategi menyerang dan bertahan yang efektif. Lantas bagaimana jika Anda terluka parah? Tenang saja, ada opsi untuk menyembuhkan diri. Dengan hanya menahan tombol “C”, Anda dapat memanggil sebuah droid yang akan memperbaiki semua damage Anda hingga batas maksimal.Namun berhati-hatilah, Anda tidak dapat melakukan apapun selama proses perbaikan ini, membuat Anda rentan terhadap serangan tiba-tiba. Anda juga bisa menambah sedikit health dengan menyerap energi yang jatuh setelah mecha musuh tewas. Tidak hanya menyerang, Anda juga harus berjuang untuk bertahan hidup.

Hawken 2
Ada empat mode yang bisa dipilih: Deathmatch, Team Deathmatch, Missile Assault, dan Siege.
Hawken 23
Deathmatch aka Free for All!
Hawken 83
Team Deathmatch akan menuntut Anda untuk bertempur habis-habisan untuk menghancurkan setiap musuh yang ada, layaknya Deathmatch. Hanya saja, kini dalam tim.
Hawken 91
Missile Assault hampir sama dengan “Capture the Flag”, dimana Anda harus mempertahankan atau merebut lokasi misil yang ada untuk menghancurkan basis musuh.
Hawken1 28
Siege boleh dibilang yang paling unik. Tidak hanya harus mengumpulkan tenaga, Anda juga harus memastikan pesawat Battle Cruiser ini berhasil menuju ke markas musuh dan menghancurkannya. Caranya? Dengan menguasai beragam lokasi anti-air yang ada.

Ada empat mode yang dapat dipilih dalam Hawken ini: Deathmatch, Team Deathmatch, Missile Assault, dan Siege. Deathmatch tak ubahnya sebuah mode free for all, dimana semua mecha akan saling bertarung, dengan point didasarkan pada jumlah musuh yang berhasil Anda taklukkan dan damage yang berhasil Anda kontribusikan. Team Deathmatch juga mengusung esensi gameplay yang sama, namun kali ini dalam bentuk tim. Tidak hanya sekedar maju bertempur membabi buta, berada di dalam kerumuman teman dan bekerja sama tentu saja menjadi cara terbaik untuk memenangkan pertempuran. Missile Assault hampir sama dengan Capture the Flag di game multiplayer FPS pada umumnya, dimana Anda harus merebut wilayah sebuah silo missile yang akan terus menembakkan rudal ke wilayah musuh. Point akan terus berkurang setiap kali sebuah misil berhasil ditembakkan. Dari semua mode yang ada, Siege boleh terbilang paling unik. Anda harus mengumpulkan sumber energi untuk meluncurkan battle cruiser raksasa dan mempertahankannya dari serangan tim lawan. Tim akan dihitung berhasil menang jika battle cruiser ini berhasil menuju ke markas tim lawan.

Pages: 1 2
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…