343 Janjikan Seri Kelanjutan Halo yang Lebih Sempurna

Reading time:
January 11, 2013
343 industries

Penantian yang berbuah manis, ini mungkin menjadi ungkapan yang tepat untuk menggambarkan kondisi 343 Industries setelah merilis Halo 4 ke pasaran. Bagaimana tidak? Sejak dialihkan tanggung jawab dari Bungie ke tangan mereka, 343 memang menjadi sorotan banyak pihak. Keputusan untuk melanjutkan kembali petualangan Chief dalam trilogi baru memang sempat memancing tanda tanya besar, tetapi sekaligus juga begitu dinanti oleh banyak gamer. Bayang-bayang keberhasilan Bungie menjadi semacam “kutukan” yang akhirnya berhasil dilewati oleh 343 Industries, setidaknya di mata para gamer dan reviewer. Apakah mereka puas dengan hasil yang dicapai Halo 4? Tampaknya belum.

Sang direktur franchise – Frank O’Connor mengakui bahwa 343 Industries telah melakukan banyak kesalahan di dalam Halo 4, namun secara keseluruhan dengan kualitas yang tidak begitu buruk. O Connor menyatakan bahwa mereka masih harus banyak belajar dari kesalahan-kesalahan ini dan berjanji untuk menciptakan seri yang lebih sempurna di masa depan. Walaupun tidak secara spesifik menyebut arah Halo selanjutnya, Connor hanya meyakinkan bahwa tim mereka saat ini sudah jauh lebih siap, dengan pengalaman dan teknologi untuk sebuah seri Halo yang lebih sempurna.

HALO 4 79
We will wait for your return, Chief..

Berhasil mencetak angka penjualan tidak kurang dari USD 220 juta dalam 1 hari rilis, Halo 4 memang menjadi salah satu franchise yang berhasil meraih keuntungan maksimal di tahun 2012 yang lalu. Bagaimana dengan Halo 5 sendiri? Walaupun 343 belum memberikan informasi apapun terkait Halo 5, namur beragam rumor meyakini seri ini akan dirilis untuk konsol generasi terbaru Microsoft. Apalagi, 343 sendiri sudah membuka lowongan untuk proyek XBOX 720 sejak Juni 2012 yang lalu. We will wait for your return, Chief!

 

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…