EA Berhentikan Sementara Franchise Medal of Honor!

Reading time:
January 31, 2013
Medal of Honor Warfighter 941
Farewell, Medal of Honor!

Setelah berita buruk dari Ubisoft yang berencana untuk mengistirahatkan franchise Prince of Persia untuk sementara waktu karena stagnansi ide untuk seri barunya, kini giliran EA yang melemparkan sebuah kondisi yang tidak jauh berbeda. Dari semua FPS yang berada di bawah bendera Electronic Arts, ada dua nama besar yang tidak dapat dipisahkan: Battlefield  dan Medal of Honor. Untuk memberikan kesan yang lebih “adil”, kedua franchise ini mendapatkan rotasi setiap tahun sehingga masing-masing developer memiliki waktu untuk menyempurnakan setiap seri yang ada. Namun sayang seribu sayang, popularitas Medal of Honor bukanlah sesuatu yang bisa dibanggakan oleh EA. Publisher ini memutuskan untuk mengambil langkah yang ekstrim.

Kecewa dengan performa perjualan yang ditunjukkan oleh seri terakhirnya – Medal of Honor: Warfighter, Electronic Arts memutuskan untuk memberhentikan sementara franchise ini di masa depan. Ini berarti kita tidak akan lagi melihat seri Medal of Honor hingga EA mengumumkan sebaliknya. EA menyatakan bahwa mereka mengakui bahwa MOH adalah sebuah franchise penuh masa lalu dan tidak bisa dipungkiri, merupakan salah satu franchise yang dihargai dan bernilai. Namun mereka memilih untuk mengistirahatkan Medal of Honor hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Lantas franchise apa yang akan menggantikan posisi Medal of Honor untuk mendampingi Battlefield? EA sendiri belum memberikan informasi lebih jelas terkait hal ini.

Kehilangan Medal of Honor tentu saja menjadi pukulan tersendiri, apalagi bagi mereka yang tidak pernah bosan memainkan game-game FPS yang didasarkan pada operasi militer dunia nyata. Menurut kami pribadi? EA sebenarnya punya segudang cara untuk “menghidupkan” kembali franchise ini dan menjadikannya unik, misalnya dengan mengembalikannya ke akar perang dunia kedua yang saat ini mulai menjadi tema FPS yang kian langka. Goodbye Medal of Honor, hope we can see you sometime in the future with much more awesome experience!

Load Comments

PC Games

May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…
January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…