Sony Berkomentar Soal Handheld Nvidia – Shield

Reading time:
January 9, 2013
nvidia shield2

Pengumuman tentang produk gaming handheld berbasis Android teranyar yang baru saja diumumkan oleh Nvidia – Shield memang menjadi kejutan tersendiri, tidak hanya bagi para gamer, tetapi juga perusahaan kompetitor yang lain. Kemampuan performa, dukungan game, serta beragam fitur inovatif membuat Shield menjadi “ancaman” baru bagi kekuatan besar industri game yang selama ini memang harus diakui, minim persaingan. Kehadiran handheld dengan layar 5 inchi touchscreen 720p ini bahkan cukup kuat untuk memancing Sony untuk berkomentar tentangnya. Apalagi Shield sering disebut-sebut sebagai perangkat yang akan “membunuh” eksistensi PS Vita.

Kaz Hirai memberikan dua point penting dalam wawancara terkini di sela-sela kesibukannya di CES 2013. Terkait penjualan PS Vita yang masih terpuruk, Hirai masih memperlihatkan optimisme yang membara. Ia menekankan bahwa keberhasilan jangka panjang tetap menjadi yang terpenting untuk Vita, dan ia menolak untuk menilai apakah handheld ini gagal atau tidak sebelum menginjak usia rilis hingga 5-10 tahun. Lantas bagaimana dengan Shield? Walaupun mengusung performa dan fitur yang lebih “mengerikan” dibandingkan Vita, Hirai mengakui Sony tidak merasa terancam. Ia menyatakan bahwa beberapa usaha untuk menciptakan handheld seperti ini sudah pernah dilakukan dahulu dan berakhir pada kegagalan. “Tidak mudah untuk masuk ke dalam pasar ini. Saya sudah hidup di dalamnya, jadi saya tahu”, Hirai menambahkan.

kaz hirai
Kaz Hirai mengakui bahwa Sony tidak merasa terancam, walaupun Shield memiliki performa yang jauh lebih kuat dari PS Vita. “Tidak mudah untuk pasar ini..”, ucap Hirai.

Bagaimana menurut Anda? Apakah performa menjanjikan Shield akan mampu menggeser kekuatan atau bahkan mematikan eksistensi PS Vita? Apakah Hirai terhitung “rasional” atau justru terlihat “over-optimistic”?

Load Comments

PC Games

May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…
January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…