Konsol Android Murah – Ouya Akan Dijual Juni Mendatang

Reading time:
February 5, 2013
ouya

Smartphone dan sistem operasi yang menyertainya memang tumbuh menjadi fenomena di industri game. Dukungan para developer dan kehadiran kemampuan perangkat keras yang kian kuat memungkinkan game-game berkualitas tinggi dan non-casual hadir untuk platform yang satu ini. Melihat fenomena ini, sekelompok inovator menjajal opsi untuk menghadirkan Android dan fitur gaming andalannya lewat konsep sebuah konsol rumahan. Didukung dengan dana dari Kickstarter, Ouya akhirnya lahir. Sempat didistribusikan terlebih dahulu untuk para developer dan media, Ouya akhirnya mendapatkan tanggal rilis pasti.

Apa yang membuat Ouya menarik dan pantas untuk dilirik? Ini tentu saja menjadi pertanyaan paling utama bagi seorang gamer. Mengusung Nvdia Tegra 3 dan RAM 1 GB sebagai jeroannya, Ouya memang diharapkan dapat menangani sebagian besar game Android berat yang bertebaran di pasaran saat ini. Namun, tidak hanya itu saja, Ouya juga dikabarkan akan mendapatkan game eksklusif dari beberapa publisher ternama. Memungkinkan gamer untuk memodifikasi perangkat lunak yang disuntikkan padanya, Ouya memang menawarkan potensi yang besar, tidak hanya sebagai sebuah konsol belaka. The ultimate point? Ouya akan ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau.

Setelah penantian yang cukup lama, Ouya akhirnya dikonfirmasikan akan dirilis pada bulan Juni 2013 mendatang lewat beragam toko retailer game besar di Amerika Serikat. Ouya sendiri dibanderol dengan harga hanya USD 99,99 dengan ekstra satu kontroler. Anda juga dapat membeli kontrolernya secara terpisah dengan USD 50. Sayangnya belum ada kejelasan apakah Ouya juga akan dijual di negara lain, seperti Indonesia misalnya.

Sebuah konsol Android berkekuatan Tegra 3, murah, dengan kesempatan untuk memodifikasi perangkat lunaknya, apakah cukup untuk membuat Anda tertarik?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…