Patch Terbaru Dead or Alive 5 Hadirkan Fitur “Nakal”

Reading time:
February 15, 2013
Dead or Alive 5 59

Popularitas Dead or Alive sebagai salah satu franchise game fighting paling sensual di industri game memang tidak terbantahkan. Walaupun mengusung mekanisme game fighting yang cukup seimbang, dinamis, dengan beragam animasi gerakan yang memukau, seri terbarunya yang dirilis tahun lalu – Dead or Alive 5 tetap menjadikan desain karakter wanitanya sebagai salah satu nilai jual yang tidak terpisahkan. Tidak main-main, Team Ninja – sang developer bahkan membangun tim khusus untuk mengerjakan setiap detail yang ada, termasuk membangun physics dada yang lebih sempuna. Jika Anda berpikir game ini tidak bisa lebih seksi, maka Anda meragukan kemampuan Team Ninja. Sebuah patch terbaru yang dirilis memberikan fitur yang bahkan lebih “nakal”.

Walaupun tidak pernah diumumkan secara resmi, namun salah satu gamer setia Dead or Alive 5 menemukan sesuatu yang menarik di patch terbaru yang dirilis Team Ninja untuk game fighting andalannya tersebut  Di patch 1.03A untuk Playstation 3 ini, mereka menemukan sebuah easter egg, sebuah fitur baru tersembunyi yang begitu identik dengan gaya Team Ninja selama ini. Benar sekali, tidak hanya mengusung physics dada yang lebih sempurna, mereka bahkan memungkinkan Anda untuk “mengendalikannya” secara bebas. Semuanya bisa dilakukan dengan hanya menggerakkan kontroler sixaxis yang ada. Implikasi secara langsung di sisi gameplay fightingnya? Nothing!

Mau diakui ataupun tidak, fitur ini tentu saja akan menjadi “mainan” baru yang akan menyibukkan banyak gamer pria. Setidaknya cukup untuk membuat mereka terus bertahan menggoyangkan kontroler sixaxisnya selama beberapa waktu, dengan berbagai manuver, berkonsentrasi keras, dan tatapan yang tidak lepas dari kaca televisi di depan mata. Well, embrace your perverted side and defy the gravity!

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…