Simak Penampakan Pertama Game Terpisah – DayZ

Reading time:
February 6, 2013
dayz logo

Kebebasan yang absolut untuk menentukan aksi, memainkan peran, memilih nilai moral, dan menentukan misi yang diemban memang menjadi salah satu nilai jual yang membuat DayZ begitu populer. Mod yang dibangun dari game simulator militer – Arma II ini berhasil menarik basis fans setia yang sangat besar. Dengan setting pasca-apocalypse penuh zombie yang siap untuk mengancam nyawa Anda kapanpun, DayZ memang tidak menawarkan mekanisme gameplay sebagai nilai jual utama, tetapi lebih berfokus pada dinamika interaksi yang tercipta antar para karakter. Ia adalah sebuah simulasi yang mampu merepresentasikan beragam skenario yang mungkin tercipta ketika kondisi ekstrim ini terjadi di dunia nyata.

Popularitas mod-nya yang luar biasa akhirnya mendorong Bohemia Interactive untuk mengembangkan game terpisah untuk DayZ. Tidak hanya sekedar menawarkan visualisasi dengan detail yang jauh lebih baik, Bohemia juga menjanjikan dunia yang lebih luas dengan beragam fitur yang belum ada di versi mod sebelumnya. Setelah sempat diperkenalkan lewat ragam screenshot dan artwork, Bohemia akhirnya memperlihatkan wujud pertama DayZ dalam sebuah video berdurasi 15 menit. Sang pencipta – Dean Hall bersama staff dari Bohemia – Matthew Lightfoot memberikan penjelasan untuk memberikan sedikit gambaran apa yang ditawarkan oleh game ini.

Tidak terlalu tertarik untuk menantikan DayZ setelah melihat video ini? Perlu diingat bahwa video ini sendiri masih mewakili kualitas built yang belum final. Sementara untuk tanggal rilisnya? Bohemia sendiri belum dapat memastikan. Mereka juga masih harus disibukkan dengan proyek Arma III yang juga belum selesai. Semoga saja perhatian mereka tidak terbelah dan dapat memastikan kedua proyek ini tampil dalam kualitas yang paling maksimal.

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…