Sony Klarifikasi Beberapa Rumor “Menakutkan” Playstation 4

Reading time:
February 22, 2013
ps 411

Playstation 4 memang sudah diumumkan dan Sony juga terhitung berhasil membangun perhatian dan antisipasi dari mata gamer di seluruh dunia.Dengan kemampuan untuk menjalankan engine next gen, dukungan kontroler dengan ragam fitur yang baru, dan game-game super keren, Sony telah membuktikan beragam alasan mengapa gamer perlu menabung untuk mendapatkan Playstation 4 musim libur akhir tahun ini. Namun sayangnya ada beberapa misteri dan rumor yang tidak berhasil diklarifikasi oleh Sony di event besar ini. Lupakan tentang kekonyolan untuk tidak mampu memperlihatkan bentuk fisik konsolnya sendiri, ada lebih banyak rumor berbahaya dan menakutkan di luar sana.

Untungnya, selepas konferensi pers tersebut, Sony cukup terbuka untuk menjawab beragam pertanyaan dari berbagai pihak, khususnya mereka yang berusaha untuk mengklarifikasi beberapa rumor liar di luar sana. Dua rumor “menakutkan” yang sempat muncul jauh sebelum pengumuman Playstation 4 secara resmi juga akhirnya terjawab. Apa saja? Benar sekali, kita sedang membicarakan dua rumor paling mengkhawatirkan: Pertama, rumor bahwa Playstation 4 membutuhkan koneksi internet secara konsisten untuk dapat dimainkan dan yang kedua, Playstation 4 tidak  dimungkinkan untuk memainkan game-game bekas. Shuhei Yoshida, boss besar dari Sony Worldwide Studios membantah dua rumor yang sempat membuat banyak gamer konsol panik tersebut. Ini artinya, Playstation 4 tidak membutuhkan koneksi internet untuk dapat dimainkan dan masih memungkinkan game-game bekas untuk digunakan.

shuhei yoshida
Jika Anda termasuk gamer setia Playstation yang sempat khawatir tentang beberapa rumor “berbahaya” Playstation 4, terutama yang terkait “anti game bekas” dan “koneksi internet konsisten”, Anda boleh berlega hati. Sang boss besar Sony – Shuhei Yoshida sudah membantah kedua hal tersebut.

Terlepas dari misteri bentuk dan harga yang akan dipatok untuknya, dua klarifikasi terkait Playstation 4 ini tentu saja menjadi berita baik dan melegakan, terutama untuk gamer yang memang menantikan kehadiran konsol generasi terbaru ini di masa depan. Semoga saja, Microsoft juga memilih kebijakan yang sama untuk XBOX 720 “Durango” terlepas dari ragam rumor yang ada. Koneksi internet konstan + anti game bekas = never a good combination!

Load Comments

PC Games

May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…
January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…