Watch Dogs Dikembangkan dengan Engine Baru

Reading time:
February 27, 2013
watch dogs ps 41

Gamer mana yang tidak terpesona dengan proyek gaming paling ambisius Ubisoft saat ini – Watch Dogs? Diperkenalkan untuk pertama kalinya di ajang E3 2012 silam, game open world yang satu ini langsung berhasil menarik perhatian semua gamer di seluruh dunia. Tidak hanya sekedar menawarkan dunia yang super luas, Watch Dogs memperlihatkan kualitas visualisasi  yang memesona, penuh detail, dan dibalut dengan  mekanisme gameplay berbasis teknologi yang unik. Pengumuman dan video gameplay barunya di sela-sela pengumuman Playstation 4 kian menguatkan alasan untuk menantikan game ini. Namun darimana Ubisoft Montreal sebagai developer mendapatkan kemampuan untuk menciptakan kompleksitas seperti ini? Jawabannya: engine baru.

Sempat dirumorkan akan mengusung engine sama yang digunakan untuk Assassin’s Creed, Direktur Teknis Ubisoft – Sebastien Viard membantah hal tersebut mentah-mentah. Untuk pertama kalinya, ia membuka rahasia, alasan yang memungkinkan Ubisoft Montreal untuk menciptakan dunia dan gameplay sekompleks Watch Dogs. Semua ini dapat terwujud lewat kehadiran engine baru yang mereka namakan sebagai Disrupt. Engine ini sendiri memang sengaja dikembangkan oleh Ubisoft Montreal dari awal untuk memfasilitasi kebutuhan Watch Dogs itu sendiri. Sayangnya, Ubisoft sendiri tidak menjelaskan secara detail apa saja yang mampu dilakukan oleh engine baru ini.

watch dogs ps 4
Tidak heran jika Watch Dogs tampil memesona, tidak hanya dari sisi visual tetapi juga kompleksitas mekanisme dan dunia yang dibangun oleh Ubisoft Montreal. Semuanya berkat engine baru bernama Disrupt.

Kehadiran engine baru yang memang sengaja dibangun secara khusus tentu saja kian memperkuat alasan untuk menantikan kehadiran Watch Dogs. Menjajalnya secara langsung? Tidak perlu diragukan lagi, menjadi harapan sebagian besar gamer di tahun 2013 ini. Watch Dogs dirumorkan akan dirilis akhir tahun ini untuk sebagian besar platform yang tersedia, termasuk Nintendo Wii U dan PC. Get yourself ready to be Disrupt-ed!  

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…