Developer Bioshock Infinite Puji Playstation 4

Reading time:
March 22, 2013
bioshock infinite

Hadirnya sebuah perangkat gaming terbaru di industri game memang selalu memicu kontroversi tersendiri, apalagi jika ia tampil sebagai pembuka untuk sebuah era gaming yang baru. Pengumuman resmi Sony akan eksistensi Playstation 4 menjadi salah satu bukti yang paling nyata. Baru memperkenalkan kontroler dan game-game pendukung yang menjadi pondasi utamanya, Playstation 4 sudah membelah industri game ke dalam dua kelompok pendapat yang besar – mereka yang optimis dan pesimis melihat potensinya. Crytek dan Nvidia menjadi salah satu yang menyoroti kelemahan spesifikasinya dibandingkan dengan PC. Sementara di sisi yang lain, tidak sediki pula developer yang justru menyanjung keputusan Sony ini. Salah satu developer kawakan industri game yang juga bertanggung jawab atas franchise salah satu FPS terbaik – Bioshock bergabung dalam kereta mereka yang optimis.

Ken Levine – sang mastermind yang berada di balik kesuksesan franchise Bioshock dan Bioshock Infinite yang tengah dikembangkan menjadi salah satu yang optimis dengan potensi Playstation 4. Levine secara terbuka memuji konsol next gen Sony yang satu ini. Ia melihat keputusan Sony untuk menyuntikkan memori dalam jumlah masif sebagai hal yang tepat, setidaknya di mata para developer. Hal yang paling ia senangi? Tentu saja keputusan Sony untuk mengadopsi arsitektur X86 untuk Playstation 4. Keputusan yang membuatnya serupa dengan PC memungkinkan developer untuk menciptakan lebih banyak game berkualitas bagi gamer, mengingat tidak ada lagi diversifikasi arsitektur signifikan yang harus dipikirkan. Lantas bagaimana dengan ambisi Levine sendiri untuk generasi terbaru ini? Mengaku belum menyusun rencana spesifik apapun, Levine hanya menyampaikan keinginannya untuk menciptakan dunia yang lebih penuh detail.

ken levine
Ken Levine tidak hanya memuji Playstation 4 karena jumlah memori masif yang ia usung, tetapi juga keputusan Sony yang membangunnya berdasarkan arsitektur X86. Dengan format yang menghapus perbedaan signifikan yang terjadi di konsol saat ini, Levine yakin developer akan lebih mampu berfokus untuk menciptakan lebih banyak game berkualitas di masa depan.

Berbeda dengan sebagian besar komentar professional sebelumnya yang membandingkan spesifikasi antara PC dan Playstation 4, Levine melihatnya dari sebuah kacamata yang lebih positif dan rasional. Seperti apa yang ia sampaikan, penggunaan arsitektur X86 yang serupa dengan PC untuk Playstation 4 dan kemungkinan besar XBOX generasi selanjutnya tentu akan mengubah cara industri game bekerja. Proses pengembangan yang serupa satu sama lain tentu akan membuat banyak developer kian tertarik untuk merilis game andalan mereka secara multi-platform. Bagian terbaiknya? Tidak tertutup kemungkinan format seperti ini akan mampu membuat beberapa developer eksklusif tergiur dan akhirnya keluar dari zona nyaman mereka.

Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah Anda berada di kelompok yang pesimis atau optimis dengan potensi Playstation 4?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

July 3, 2024 - 0

Review Wuthering Waves: Penuh Pasang dan Surut!

Apa yang ditawarkan oleh Wuthering Waves? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
June 28, 2024 - 0

Impresi Zenless Zone Zero (Build Terbaru): Lebih Cepat, Lebih Ketat!

Kami berkesempatan menjajal build terbaru Zenless Zone Zero. Apakah kami…
June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…

PlayStation

July 17, 2024 - 0

Review Kunitsu-Gami: Antara Suka Atau Benci!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kunitsu-Gami ini? Apa yang membuat…
June 20, 2024 - 0

Wawancara dengan Zhenyu Li (Zenless Zone Zero)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan produser Zenless Zone Zero - Zhenyu…
April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…