EA Dinominasikan Sebagai Perusahaan Terburuk di Amerika Serikat

Reading time:
March 21, 2013

Raksasa industri game, Electronics Arts, berhasil mencatatkan namanya di daftar nominator peraih penghargaan di Amerika Serikat. Sayangnya, hal itu bukan menunjukkan bahwa mereka berhasil mencatatkan prestasi membanggakan. Sebaliknya, EA patut malu atas nominasi yang mereka raih tersebut karena nominasi tersebut adalah untuk “penghargaan” perusahaan terburuk di Amerika Serikat.

Berdasarkan informasi resmi dari pemberi “penghargaan” tersebut, The Consumerist, EA, bersama beberapa perusahaan ternama lain, seperti Walmart, PayPal, Facebook, Google, Microsoft, Apple, dan beberapa perusahaan lain yang mungkin namanya tidak asing lagi. Namun, dari sekian banyak perusahaan yang ada dalam daftar nominator peraih penghargaan tersebut, EA adalah satu-satunya nominator yang datang dari industri game.

Bagi EA sendiri, penghargaan perusahaan terburuk di Amerika Serikat bukan hal yang asing bagi mereka. Tahun lalu, di ajang penghargaan yang sama, EA menjadi perusahaan yang memenangkan penghargaan tersebut setelah menyisihkan puluhan kandidat lain. Saat itu, “kemenangan” EA banyak dipengaruhi oleh kekesalan penggemar seri Mass Effect atas ending dari game penutup trilogi utama untuk seri tersebut, Mass Effect 3.

Bagaimana dengan tahun ini? Mengingat banyaknya hal yang terjadi pada EA dalam beberapa waktu terakhir ini, seperti rentetan masalah di game SimCity, celah keamanan di Origin, serta mundurnya CEO mereka, bisa jadi EA akan menjadi kandidat kuat peraih penghargaan tersebut untuk kedua kalinya secara berturut-turut.

Sumber

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…