Take-Two Tak Tertarik Jadikan GTA Franchise Dua Tahunan

Reading time:
March 8, 2013

Mampu bukan berarti harus, bisa bukan berarti mesti, ini tampaknya menjadi prinsip yang disandang oleh Take-Two, salah satu publisher ternama yang menguasai beberapa franchise raksasa di industri game, sebut saja Rockstar dan game andalan mereka – Grand Theft Auto. Namun satu hal yang membedakan Take-Two dibandingkan publisher raksasa yang lain seperti EA, Activision, dan Ubisoft? Ia terkesan jauh lebih tenang dan kurang agresif menjual franchise populer mereka ke pasaran. Selain game olahraga yang dikembangkan oleh 2K Sports, Take-Two tidak pernah tertarik untuk merilis sebuah game dalam skala tahunan, bahkan untuk nama besar seperti GTA yang identik dengan tingkat penjualan yang masif. Lantas, apa yang sebenarnya mendasari kebijakan seperti ini?

Dalam wawancanranya di Konferensi Wedbush Transoformational Technologies, Chief Operating Officer dari Take-Two,Karl Slatoff menyatakan bahwa usaha untuk merilis game GTA setiap satu atau dua tahun sekali bukanlah sebuah kebijakan yang masuk akal. Take-Two lebih memprioritaskan untuk menciptakan sebuah pengalaman baru untuk setiap seri GTA yang dirilis ke pasaran. Sesuatu yang tidak mungkin mereka capai hanya dalam kurun waktu 2 tahun. Keputusan untuk merilis franchise dalam skala tahunan juga berpotensi untuk membuat franchise menjadi lesu dan kehilangan nilai yang membuatnya menarik untuk diantisipasi. Ini bukan berarti Rockstar tidak mampu melakukannya, tetapi mereka lebih untuk tidak melakukannya.

Take-Two tidak pernah tertarik untuk menjadikan GTA sebagai franchise tahunan / 2 tahunan karena beberapa alasan. Salah satu yang paling mendasar? Ketakutan untuk menemukan kelesuan di kaalngan gamer untuk mengantisipasi kehadirannya.

Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah sebuah game yang dirilis tahunan memang membuat nilai jual sebuah franchise kian menurun? Menurut kami pribadi, apa yang dikatakan oleh Rockstar sebenarnya memang tepat adanya. Sulit rasanya membayangkan jika harus berhadapan dengan sebuah game GTA yang dirilis setiap akhir tahun. Satu konsekuensi yang pasti, antisipasinya tidak akan setinggi yang terjadi pada GTA V saat ini. Well, you should have listen to this.. yeah, i’m looking at you, EA, Ubisoft, and Activision.

 

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…