Dragon Age dan Mass Effect Terbaru Akan Gunakan Frostbite 3.0!

Reading time:
April 1, 2013
dragon age III inquisition

Sebuah engine baru yang memungkinkan banyak hal untuk diterapkan dan dukungan visualisasi yang jauh lebih maksimal, tidak heran jika EA mulai mengandalkan Frosbite Engine 3.0 untuk memperkuat rangkaian franchise raksasa gamenya di masa depan. Setelah penampakan pertama Battlefield 4 yang memang memanjakan mata, EA tampaknya mulai tertarik untuk menggali potensi dari engine teranyar ini. Tidak main-main, engine ini juga kabarnya akan menjadi pondasi untuk dua game raksasa Bioware yang mulai memasuki proses pengembangan – Dragon Age 3 dan Mass Effect terbaru!

Konfirmasi ini sendiri meluncur dari Aaryn Flynn – GM dari Bioware Montreal & Edmonton. Sebelum Frostbite 3.0 diperkenalkan, Bioware memang sempat mengumumkan bahwa Dragon Age 3 dan Mass Effect terbaru akan dibangun dengan engine Frostbite 2.0. Namun mengikuti pertumbuhan teknologi yang sudah eksis, Flynn menegaskan bahwa kedua game yang tengah dikembangkan ini kini akan didukung dengan Frostbite 3.0. Mengikuti tanggal rilisnya yang rencananya akan diluncurkan pada akhir tahun 2013 ini, selain PC, Dragon Age 3 juga berkemungkinan dirilis di konsol next-gen untuk memaksimalkan engine mumpuni ini. Namun kembali, sebuah berita buruk untuk para gamer pemilik Wii U, EA sendiri sudah mengkonfirmasikan bahwa semua game yang dibangun dengan Frostbite Engine 3.0 tidak akan dirilis untuk platform teranyar Nintendo tersebut. Ini berarti pemilik Wii U tidak akan mendapatkan Battlefield 4, Dragon Age 3, dan Mass Effect terbaru di masa depan.

no wii u
You can weep!

Dengan luasnya dunia bergaya medieval yang menjadi ciri khas Dragon Age bersama semesta masif yang selalu melekat pada diri Mass Effect, kehadiran Frostbite Engine 3.0 tentu saja menjadi akan menjadi kekuatan visual yang layak untuk diantisipasi. Well, untuk para pemilik Wii U, you can weep as much as you can right now..

 

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…