Review Bioshock Infinite: Mahakarya yang Sempurna!
Mendefinisikan Kata “Infinite” dalam Bioshock Infinite

Sebagian besar dari Anda yang sudah menyelesaikan Bioshock Infinite, apalagi Anda yang sempat mencicipi dua seri sebelumnya tentu saja akan menutup seri ini dengan segudang tanda tanya. Bagaimana tidak? Layaknya sebuah novel sci-fi misteri yang dibangun dengan sangat solid, semua elemen gameplay yang Anda temukan sejak awal permainan, bahkan sebelum Anda memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi ternyata menjadi “kunci” untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi di Bioshock Infinite. Menjelaskan apa yang sebenarnya “Tidak Terbatas” di judul seriyang satu ini.



Setelah kehancuran Siphon, Elizabeth akhirnya mampu menemukan kemampuannya secara maksimal, membuka dimensi ruang dan waktu, yang akhirnya mengurung dan membunuh Songbird di kedalaman laut. Namun ini bukanlah sekedar laut biasa. Elizabeth telah membawa Booker ke dalam Rapture, dunia utopia yang menjadi setting utama dari dua seri Bioshock sebelumnya. Di sana, Elizabeth menjelaskan bahwa Rapture hanyalah satu dunia dari begitu banyak dunia serupa di berbagai dimensi – yang kesemuanya selalu dimulai dari sebuah mercusuar misterius di tengah laut. Ada ribuan mercusuar, ribuan dunia, dan ribuan alternatif skenario yang terjadi – termasuk yang Anda alami lewat kacamata Booker saat ini. Ini adalah pembuka kata “Infinite” yang mencerminkan ketidakterbatasan. Bahwa sesungguhnya, ada begitu banyak dunia Bioshock yang tersebar dan alternatif skenario yang bisa tercipta darinya hampir tidak terbatas.
Elizabeth juga memperlihatkan kepada Booker sosok diri mereka yang lain, yang juga mengarungi langkah yang sama bersama di mercusuar yang berbeda. Sebuah alternatif cerita, alternatif skenario yang bisa tercipta di dimensi yang lain. Namun Elizabeth menegaskan konsep Konstanta – Variabel ke dalamnya. Ia menegaskan bahwa apapun dunia yang hadir di Bioshock, selalu ada “Elizabeth”, “Booker”, “Songbird”, dan “Comstock” itu sendiri, walaupun hadir dalam bentuk lain. Ini menjadi masuk akal jika melihat cerita Bioshock sebelumnya. Elizabeth serupa dengan Little Sisters, Booker Dewitt = Big Daddy (?), Songbird menjadi Big Sisters dan Comstock adalah Ryan sendiri. Kemampuan unik Elizabeth membuatnya mampu membuka setiap dimensi ini dan berpindah-pindah dari satu dunia Bioshock ke yang lainnya.


Misteri ini kian membesar ketika Elizabeth membantu Brooker Dewitt mengenali dirinya sendiri. Lewat rangkaian cerita yang ada, Anda akan menemukan bahwa Brooker Dewitt dan Comstock sebenarnya adalah orang yang sama, namun hidup dalam dimensi yang berbeda. Semuanya kembali pada satu titik – penebusan dosa Booker setelah event di Wounded Knee – sebuah event yang melahirkan cabang semesta yang beragam. Booker yang menolak dibaptis kemudian tumbuh menjadi Booker Dewitt yang kita gunakan – menikah dan memiliki Anna Dewitt. Sementara Booker yang menerima baptisan kemudian mengubah identitasnya menjadi Comstock – membangun Columbia bersama dengan Lutece, menjadi “Nabi” di Columbia, dan berakhir mandul. Lewat sosok Anna Dewitt – anak dari Brooker Dewitt yang kita gunakan, kedua dimensi ini bertemu. Karena kemandulannya, Comstock memutuskan untuk menculik “anaknya” dari dimensi lain – Anna Dewitt sebagai sang penerus, dan kemudian menamakannya sebagai Elizabeth.





Kemampuan Rosalind Lutece – sang peneliti yang berhasil menerbangkan Columbia, untuk menggunakan kekuatan yang serupa dengan Elizabeth telah melahirkan sosok “alternatif”-nya yang berjenis kelamin laki-laki – Robert Lutece. Untuk menebus kesalahannya karena telah membantu usaha Comstock , Rosalind dan Robert pun berusaha untuk menyelamatkan Anna aka Elizabeth dari kurungannya di Siphon. Mereka membuka dimensi dan membawa Brooker Dewitt ke dalam Columbia. Namun satu yang menarik, ini bukanlah usaha pertama mereka. Ada beberapa hint yang menegaskan bahwa usaha sebelumnya sudah sempat diusahakan dengan Brooker Dewitt yang lain, namun selalu gagal. Salah satu yang kentara? Di awal kemunculan Anda di Columbia, di event pelemparan koin, Robert menegaskan bahwa ini adalah koin ke-122 yang dilempar dan selalu berakhir sama, mengindikasikan bahwa ada 121 Booker Dewitt sebelumnya yang juga melewati proses yang serupa. Ketika Elizabeth membuka dimensi lain, Anda juga akan bertemu dengan dimensi dimana Booker telah tewas sebagai pemimpin agung Vox Populi, bahkan jauh sebelum ia berhasil. Ini juga mengindikasikan kegagalan Booker Dewitt yang lain. Dari semua yang ada, hanya tiga Booker yang berhasil Anda temui di mercusuar yang tersebar luas. Besar kemungkinan, kedua Booker Dewitt lainnya ini juga memilih untuk dibaptis dan berakhir sebagai Comstock. Hanya Anda lah satu-satunya Booker yang selamat dan berhasil melewati skenario yang tepat untuk menghabisi Comstock dan menyelamatkan Elizabeth dari Columbia.
Lantas apa yang sebenarnya terjadi di ending setelah credit Bioshock Infinite? Keputusan Booker Dewitt untuk mengakhiri potensinya tumbuh sebagai Comstock telah membawanya kembali pada satu semesta tunggal – dimensi dimana Booker Dewitt memilih untuk tidak dibaptis – memiliki anak bernama Anna Dewitt – dan tidak pernah menyerahkannya kepada Comstock untuk dikurung dan dibesarkan di Columbia sebagai Elizabeth. Semua potensi dimensi itu runtuh dalam satu dimensi dimana Booker masih memiliki Anna dan berencana untuk membesarkannya.

Namun semua kompleksitas teori yang butuh penalaran tersendiri ini memang masih punya segudang potensi untuk tumbuh, mengingat Irrational masih bersiap untuk menelurkan setidaknya tiga buah DLC ekstra di masa depan. Apakah kita akan bertemu dengan lebih banyak misteri atau justru menemukan jawaban yang sudah lama kita nantikan? Untuk sementara ini, belum ada kejelasan. Satu yang pasti, ia kian menarik untuk diantisipasi.










